Categories: Nunukan

48 Sampel Takjil Diuji, Dinkes Pastikan Takjil Ramadan Aman dari Zat Berbahaya

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan memastikan takjil yang dijual di sejumlah titik yang ramai dikunjungi masyarakat saat menjelang berbuka puasa&comma; aman dan bebas dari zat berbahaya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kepastian ini disampaikan setelah tim melakukan pengawasan intensif selama tiga hari&comma; 25–27 Februari 2026&comma; atau pekan pertama bulan puasa&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat&comma; Hj&period; Nurmadia&comma; menegaskan bahwa pengawasan dilakukan menyeluruh di sejumlah titik penjualan takjil yang ramai dikunjungi warga menjelang waktu berbuka puasa&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Lonjakan konsumsi saat Ramadan selalu kami antisipasi&period; Risiko peredaran pangan yang tidak memenuhi standar bisa meningkat jika tidak diawasi&period; Karena itu kami turun langsung ke lapangan&comma;” ujarnya&comma; Minggu &lpar;1&sol;3&rpar;&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selama tiga hari&comma; tim mengambil dan memeriksa 48 sampel makanan dan minuman&period; Rinciannya&comma; 18 sampel di hari pertama&comma; 14 sampel di hari kedua&comma; dan 16 sampel di hari ketiga&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Pemeriksaan dilakukan di lokasi menggunakan metode uji cepat untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya seperti Rhodamin B&comma; Metanil Yellow&comma; formalin&comma; dan boraks&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Hasilnya&comma; seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan zat berbahaya&period; Artinya&comma; takjil yang beredar di wilayah Kabupaten Nunukan dalam periode pengawasan tersebut berada dalam kondisi aman dan layak konsumsi&comma;&&num;8221&semi; pungkansya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Namun&comma; Nurmadia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengujian laboratorium lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tim juga melakukan pembinaan langsung kepada pedagang&comma; mulai dari pemeriksaan kebersihan lapak&comma; proses pengolahan&comma; penyimpanan bahan baku&comma; penggunaan bahan tambahan pangan&comma; hingga kondisi peralatan yang digunakan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pendekatan kami persuasif dan edukatif&period; Kami ingin pedagang merasa didampingi&comma; bukan ditekan&period; Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; pengawasan takjil merupakan agenda rutin setiap Ramadan sebagai langkah preventif mencegah potensi keracunan pangan&period; Penggunaan pewarna tekstil atau bahan pengawet berbahaya masih menjadi ancaman laten di berbagai daerah&comma; sehingga kewaspadaan tidak boleh kendur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami tidak ingin ada masyarakat yang jatuh sakit karena makanan berbuka&period; Ramadan harus dijalani dengan sehat dan tenang&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Secara umum&comma; hasil pemantauan menunjukkan tingkat kesadaran pedagang di Nunukan sudah cukup baik&period; Meski begitu&comma; tim tetap memberikan catatan pembinaan ringan&comma; khususnya terkait peningkatan sanitasi lingkungan dan konsistensi penggunaan bahan pangan yang aman serta terdaftar&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tetap selektif dalam memilih takjil&period; Perhatikan kebersihan tempat berjualan&comma; kemasan&comma; serta hindari makanan dengan warna terlalu mencolok yang berpotensi menggunakan pewarna berbahaya&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jika mengalami gejala seperti mual&comma; muntah&comma; diare&comma; atau pusing setelah berbuka&comma; warga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.