NUNUKAN, borderterkini.com – Malam di Nunukan Selatan mendadak berubah kepanikan warga. Dua unit kios milik Dahlan (38) yang berada di Jalan Ujang Dewa, RT 002, Kelurahan Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, ludes terbakar pada Senin (26/1) malam.
Api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar. Sejumlah warga mengaku mendengar suara seperti ledakan sesaat sebelum kobaran api melahap bangunan kios. Kepanikan pun tak terhindarkan, warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan barang-barang di sekitar lokasi.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari meteran. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.55 Wita dan langsung menghebohkan warga setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan kebakaran diterima petugas dari masyarakat sekitar pada pukul 22.55 Wita.
“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan personel dan armada mobil pemadam kebakaran dari Sektor Selatan menuju lokasi kejadian,” ujar Wahyudi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku memadamkan api yang sudah membakar hampir seluruh bagian kios. Penyemprotan air dilakukan secara intensif ke titik api yang paling besar.
Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit. Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Wahyudi menjelaskan, dua kios yang terbakar memiliki ukuran berbeda. Kios pertama berukuran sekitar 4×6 meter persegi, sementara kios kedua berukuran 5×7 meter persegi.
“Informasinya satu kios berisi bahan dagangan, sedangkan satu kios lainnya dalam kondisi kosong,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup signifikan. Berdasarkan informasi lapangan, sedikitnya sepuluh unit kulkas, satu unit sepeda listrik, serta berbagai perabotan dan perlengkapan usaha ikut hangus terbakar.
“Kerugian harta benda masih dalam proses pendataan dan perhitungan,” tambah Wahyudi.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha dan kios yang beroperasi hingga malam hari.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan meteran agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.(*)





