Categories: Uncategorized

Anggaran Desa Dipangkas Drastis, Aji Kuning Hentikan Operasional Pengangkutan Sampah

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> &&num;8211&semi; Pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa &lpar;APBDes&rpar; Tahun Anggaran 2026 kini mulai berdampak langsung pada lumpuhnya sejumlah layanan dasar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Salah satunya di Desa Aji Kuning&comma; Kecamatan Sebatik Tengah&comma; Kabupaten Nunukan yang terpaksa menghentikan operasional pengangkutan sampah di sepanjang jalan desa&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kebijakan tersebut tertuang dalam Pengumuman Pemerintah Desa Aji Kuning Nomor 400&sol;001&sol;PEM-DAK&sol;I&sol;2026 tertanggal 2 Januari 2026&comma; yang menyatakan bahwa pelayanan pengambilan sampah oleh petugas kebersihan desa dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kepala Desa Aji Kuning&comma; Sarifuddin&comma; membenarkan bahwa keputusan berat itu diambil menyusul anjloknya dana desa yang bersumber dari pemerintah pusat&comma; dari sebelumnya mencapai Rp1 miliar lebih&comma; kini hanya tersisa sekitar Rp370 juta lebih&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dengan anggaran sekitar Rp370 jutaan&comma; apa yang bisa bergerak&quest; Itu sudah termasuk gaji aparat&comma; posyandu&comma; pendidikan&comma; dan kegiatan wajib lainnya&period; Operasional seperti pengangkutan sampah terpaksa dihentikan&comma;” terangnya pada Senin &lpar;5&sol;1&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; pemangkasan anggaran tersebut bukan kebijakan pemerintah desa&comma; melainkan dampak perubahan kebijakan dari pemerintah pusat&period; Desa hanya menjalankan penyesuaian agar anggaran yang tersedia tetap fokus pada kebutuhan yang dianggap paling prioritas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Setelah dilakukan perangkingan program&comma; banyak kegiatan harus dikorbankan&period; Ini bukan soal mau atau tidak&comma; tapi memang kemampuan anggarannya tidak ada&comma;” ujarnya&period;<br>Dalam pengumuman resmi itu&comma; pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk secara mandiri mengelola sampah rumah tangga&comma; baik dengan membuang ke tempat pembuangan sementara yang disiapkan maupun menggunakan alternatif lain&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Penghentian layanan kebersihan ini menambah daftar panjang dampak pemangkasan anggaran desa&comma; mulai dari tersendatnya pembayaran honor aparat desa dan RT&comma; hingga terhambatnya operasional pemerintahan desa secara keseluruhan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ketua RT saja gajinya tidak sampai Rp1 juta per bulan&period; Sekarang dibayar harus menunggu laporan SPJ selesai&period; Kalau laporan tertahan&comma; pembayaran ikut tertahan&period; Ini kondisi yang sangat berat&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Meski demikian&comma; Sarifuddin menegaskan bahwa pelayanan administrasi kepada masyarakat tetap berjalan&comma; meskipun dengan segala keterbatasan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami tetap melayani masyarakat&period; Tapi harus jujur&comma; dengan kondisi anggaran seperti ini&comma; desa sangat kesulitan untuk bergerak maksimal&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; kondisi ini tak hanya dirasakan di desa Aji Kuning&comma; namun seluruh desa di Sebatik juga mengeluh akibat turunnya anggaran tersebut&period;<br>Untuk itu&comma; dia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat meninjau kembali kebijakan anggaran desa agar tidak mematikan roda pemerintahan di tingkat paling bawah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau diibaratkan berkebun&comma; tidak ada parang&comma; tidak ada racun&comma; ya tidak bisa kerja&period; Desa ini fondasi negara&comma; jangan sampai dilemahkan&comma;” pungkasnya&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.