<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan di wilayah perbatasan.</p>



<p>Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan kembali melakukan razia di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Pulau Nunukan, Minggu (10/5) dini hari.<br></p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas serta tes urine secara acak terhadap pengunjung. Dari hasil pemeriksaan, tiga orang dinyatakan positif mengandung zat narkotika.<br></p>



<p>Kepala BNNK Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, mengatakan operasi ini merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang rutin dilakukan di wilayah Nunukan.<br></p>



<p>“Razia ini kami lakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, ada tiga pengunjung yang hasil tes urinenya positif,” ujarnya.<br></p>



<p>Ia menegaskan, razia di lokasi hiburan malam menjadi salah satu fokus pengawasan karena tempat tersebut dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap penyalahgunaan narkotika.<br></p>



<p>“THM merupakan salah satu titik yang rawan, sehingga perlu dilakukan pengawasan berkala untuk memastikan tidak menjadi tempat penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.</p>



<p>Ketiga pengunjung yang dinyatakan positif tidak langsung diproses secara pidana, melainkan akan diarahkan mengikuti program pembinaan melalui mekanisme wajib lapor di BNNK Nunukan.</p>



<p>“Kami mengedepankan pendekatan rehabilitatif bagi pengguna. Mereka akan menjalani pembinaan agar dapat pulih dan tidak kembali menggunakan narkotika,” katanya.</p>



<p>Selain itu, petugas juga akan melakukan pendalaman terhadap hasil razia guna mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.</p>



<p>“Temuan ini akan kami kembangkan. Kami ingin memastikan apakah hanya sebatas pengguna atau ada indikasi keterlibatan dalam peredaran,” tambah Anton.</p>



<p>Menurutnya, posisi Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan membuat pengawasan terhadap peredaran narkotika harus terus diperkuat.<br></p>



<p>“Wilayah perbatasan memiliki risiko tinggi menjadi jalur masuk dan transit narkotika. Karena itu, razia dan edukasi akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.<br></p>



<p>BNNK Nunukan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan menjauhi narkotika dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.<br></p>



<p>“Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Nunukan tetap bersih dari narkoba. Bersantai boleh, tetapi jangan sampai terjerumus menggunakan narkotika,” pungkasnya.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.