<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Perekonomian Kabupaten Nunukan tetap menunjukkan ketahanan di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi global.</p>



<p>Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan mencatat, laju pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2025 masih berada di angka positif sebesar 3,98 persen.</p>



<p>Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menyampaikan bahwa meski terjadi perlambatan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,07 persen, perekonomian Nunukan tetap mampu bertahan di tengah dinamika global yang tidak menentu, termasuk fluktuasi harga komoditas ekspor dan perlambatan ekonomi dunia.<br></p>



<p>“Pertumbuhan ekonomi 2025 masih berada pada jalur positif. Ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di Nunukan tetap berjalan dan memiliki daya tahan terhadap tekanan eksternal,” ujarnya.<br></p>



<p>BPS mencatat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai Rp 42,73 triliun, meningkat sekitar Rp 2,23 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 40,50 triliun.</p>



<p>Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.</p>



<p>Iskandar menjelaskan, salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Nunukan adalah penguatan konsumsi rumah tangga yang tumbuh signifikan pada tahun 2025.</p>



<p>“Konsumsi rumah tangga tumbuh 7,16 persen secara riil. Ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.</p>



<p>Ia menambahkan, peningkatan konsumsi per kapita juga menjadi indikator membaiknya daya beli masyarakat.</p>



<p>Rata-rata konsumsi per kapita masyarakat Nunukan pada 2025 tercatat mencapai Rp 28,32 juta per tahun, meningkat dari kisaran Rp 26–27 juta pada tahun sebelumnya.</p>



<p>“Kenaikan ini mencerminkan adanya perbaikan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup,” kata Iskandar.</p>



<p>Dari sisi investasi, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi fisik tumbuh 4,46 persen pada 2025.</p>



<p>Meski mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya, investasi tetap menjadi komponen penting dalam menopang aktivitas ekonomi daerah.</p>



<p>“Investasi masih tumbuh positif, meskipun laju pertumbuhannya lebih moderat. Ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha masih terjaga,” ujarnya.<br></p>



<p>Sementara itu, kontribusi konsumsi pemerintah terhadap PDRB tercatat 3,94 persen, sedikit menurun dibandingkan 4,31 persen pada tahun 2024.</p>



<p>Menurut BPS, kondisi ini mencerminkan pergeseran struktur ekonomi yang semakin didominasi oleh sektor swasta dan konsumsi masyarakat.</p>



<p>“Struktur ekonomi kita semakin sehat karena tidak terlalu bergantung pada belanja pemerintah,” jelasnya.<br></p>



<p>Di sisi lain, sektor eksternal tetap menjadi penopang penting. Pertumbuhan nilai ekspor neto pada 2025 tercatat 21,27 persen, sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.</p>



<p>Surplus perdagangan yang konsisten menunjukkan daya saing komoditas Nunukan masih kuat di pasar luar daerah maupun internasional.</p>



<p>“Ekspor kita masih menunjukkan kinerja yang solid dan menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah,” tambahnya.</p>



<p>BPS menegaskan bahwa data PDRB menjadi instrumen penting dalam membaca arah kebijakan pembangunan daerah.</p>



<p>“PDRB bukan hanya angka, tetapi alat navigasi untuk melihat struktur ekonomi dan menentukan kebijakan yang tepat ke depan,” tutup Iskandar.<br></p>



<p>Sebagai informasi, PDRB menurut Pengeluaran menggambarkan nilai barang dan jasa yang digunakan untuk konsumsi rumah tangga, pemerintah, investasi, perubahan inventori, serta ekspor-impor dalam suatu wilayah.</p>



<p>Data ini menjadi salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja ekonomi daerah.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.