Categories: Nunukan

Dituding Terima ‘Setoran’ PLB, Kakanim Tegaskan Layanan Gratis dan Diawasi Digital

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> &&num;8211&semi; Dugaan praktik setoran dalam pelayanan Pas Lintas Batas &lpar;PLB&rpar; di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan mencuat ke ruang publik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Isu sensitif ini bahkan menyeret langsung nama Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan&comma; Adrian Soetrisno&comma; sebagai pihak yang dituding menerima aliran setoran rutin&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Informasi tersebut lebih dulu beredar melalui sejumlah pemberitaan media lokal&period; Dalam laporan itu disebutkan&comma; dugaan praktik setoran bersumber dari seorang oknum internal Kantor Imigrasi Nunukan yang meminta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sumber tersebut mengungkapkan&comma; petugas di sejumlah pos perbatasan disebut-sebut selama ini dibebani kewajiban setoran bulanan&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dana yang dikumpulkan&comma; menurut pengakuannya&comma; berasal dari biaya pelayanan PLB di luar mekanisme koperasi&comma; serta dari biaya clearance kapal di wilayah Sebatik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ironisnya&comma; setoran tersebut diklaim dihimpun dengan dalih akan disalurkan ke pimpinan struktural di tingkat yang lebih tinggi&comma; mulai dari kantor wilayah hingga direktorat terkait&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Setoran itu rutin diminta setiap bulan&period; Alasannya selalu untuk ke atas&period; Tapi kami yang bertugas di lapangan tidak pernah mendapat bagian apa pun&comma;” ungkap sumber tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Lebih jauh&comma; ia menilai kebijakan setoran tersebut sama sekali tidak mempertimbangkan realitas berat penugasan di wilayah perbatasan&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Biaya hidup tinggi&comma; akses logistik terbatas&comma; hingga risiko keamanan&comma; justru berbanding terbalik dengan beban finansial tambahan yang harus ditanggung petugas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apakah pimpinan benar-benar tahu keseharian kami di pos perbatasan&quest; Biaya hidup mahal&comma; risiko tinggi&comma; jauh dari keluarga&comma;” ujarnya lirih&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Padahal&comma; berdasarkan regulasi yang berlaku&comma; layanan PLB termasuk dalam kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak &lpar;PNBP&rpar; dengan tarif nol rupiah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau PLB gratis menurut aturan&comma; lalu uang yang dikumpulkan itu statusnya apa&quest;” tanyanya&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; para petugas memahami adanya anggaran perbatasan yang disediakan negara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Namun&comma; menurutnya&comma; hal tersebut tidak seharusnya dijadikan alasan untuk mengabaikan kebutuhan dasar personel yang bertugas jauh dari pusat pemerintahan&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Bhakti kami nyata di lapangan&period; Tapi kami juga manusia&comma; punya keluarga yang harus dinafkahi&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menanggapi tudingan tersebut&comma; Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan&comma; Adrian Soetrisno&comma; angkat bicara&period; Ia mengaku telah mendengar isu setoran yang beredar di ruang publik maupun di internal kantor&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya sudah dengar masalah itu&period; Awalnya saya cari link beritanya di Google&comma; ternyata tidak ada&period; Jadi saya diam saja&period; Tapi anak-anak di sini sudah baca dan menyampaikan ke saya bahwa ada isu setoran&comma;” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya&comma; Rabu &lpar;28&sol;1&rpar;&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dia pun mengaku bahwa isu itu justru membuatnya bingung dan bertanya-tanya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Di situ saya langsung bertanya dalam hati&comma; setoran apa&quest; Apa yang disetorkan&quest; Karena selama saya menjabat&comma; saya tidak pernah menerima setoran apa pun&comma; apalagi meminta&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurut Adrian&comma; jika bicara soal setoran&comma; tentu secara logika harus ada hasil atau pendapatan yang bisa disetorkan&period; Sementara faktanya&comma; pelayanan PLB tidak memungut biaya apa pun dan itu sudah diketahui luas oleh masyarakat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;PLB itu biayanya nol rupiah&period; Tidak ada pungutan&comma;” katanya lugas&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Terlebih lagi&comma; kata dia&comma; sejak awal menjabat&comma; fokus utamanya justru membenahi sistem pelayanan perbatasan yang sebelumnya masih serba manual&period; Saat itu&comma; pencatatan PLB dan perlintasan orang hanya mengandalkan tulisan tangan di buku besar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sebagai solusi&comma; dia membangun aplikasi Pengamanan Administrasi dan Monitoring Digital Perbatasan &lpar;PAMTAS&rpar;&comma; sebuah sistem digital yang mencatat seluruh proses penerbitan PLB dan perlintasan orang secara real time&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dengan PAMTAS&comma; semuanya terdata&period; Berapa orang masuk&comma; berapa yang buat PLB&comma; semuanya bisa dimonitor&period; Ini soal akuntabilitas&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menariknya&comma; aplikasi tersebut mulai dirancang sejak akhir 2024&comma; bahkan sebelum ia resmi bertugas di Nunukan&comma; sebagai langkah mitigasi risiko terhadap potensi penyimpangan layanan di wilayah perbatasan&comma; termasuk pungutan liar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tak berhenti pada digitalisasi&comma; setelah aplikasi resmi diluncurkan pada 2025&comma; ia kembali memangkas waktu penerbitan PLB&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kalau sebelumnya tiga hari&comma; kami pangkas jadi satu hari&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Namun kebijakan itu belum dianggap cukup&period; Ia kembali menginstruksikan percepatan layanan hingga proses penerbitan PLB hanya memakan waktu 30 menit setelah berkas dinyatakan lengkap&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami percepat bukan tanpa alasan&period; Justru untuk menghilangkan celah &OpenCurlyQuote;kalau mau cepat&comma; bayar’&period; Itu yang kami tutup&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Adrian juga meluruskan soal adanya pembayaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu yang kerap disalahpahami sebagai pungutan PLB&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; biaya tersebut bukan pungutan imigrasi&comma; melainkan biaya layanan foto dan laminasi yang dikelola koperasi setempat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Di perbatasan tidak ada studio foto&period; Koperasi berinisiatif menyediakan layanan foto dan laminasi supaya dokumen tidak rusak&period; Itu dibayar langsung masyarakat ke koperasi&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; dana tersebut tidak masuk ke kantor imigrasi dan sudah berlangsung jauh sebelum dirinya menjabat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau ada yang menyebut itu setoran ke kepala kantor&comma; saya benar-benar bingung&period; Bentuknya apa&quest;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen menghadirkan layanan yang bersih&comma; transparan&comma; dan bebas pungli&period;<br>&OpenCurlyDoubleQuote;Sejak awal saya duduk di sini&comma; fokus saya memperbaiki mekanisme&period; Digitalisasi&comma; percepatan layanan&comma; dan transparansi itu kuncinya&comma;” tegasnya&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Adrian menjelaskan tidak menutup kemungkinan bahwa isu setoran yang beredar merupakan cerita lama atau terjadi di luar masa kepemimpinannya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau di zaman saya&comma; dengan sistem yang ada sekarang&comma; potensi itu sudah sangat kecil&period; Bahkan hampir tidak ada&comma;” pungkasnya&period; &lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.