NUNUKAN, borderterkini.com – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, bersama jajaran perangkat daerah kembali melakukan peninjauan langsung ke sejumlah proyek strategis di wilayah Sei Menggaris, Tulin Onsoi, dan Sebuku sejak Jumat (5/12).
Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan.
Peninjauan dimulai di Kecamatan Sei Menggaris, tepatnya di Desa Sekaduyan Taka, untuk melihat progres rekonstruksi jalan poros yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga.
Di lokasi tersebut, Bupati Irwan menerima paparan teknis dari pihak terkait mengenai capaian pekerjaan, hambatan lapangan, serta strategi penyelesaiannya.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Tulin Onsoi. Di wilayah ini, Bupati meninjau pembangunan ruang kelas baru (RKB) SDN 01 Filial dan pembangunan rumah dinas guru SDN 001 Filial Tulin Onsoi.
Keduanya merupakan fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk menunjang akses belajar anak-anak di pelosok. Tidak hanya infrastruktur pendidikan, Bupati Irwan juga mengunjungi Puskesmas Sanur guna melihat rehabilitasi gedung IGD yang tengah dikerjakan.
Masih di Tulin Onsoi, rombongan memonitor lanjutan rekonstruksi jalan di SP 1, SP 2, dan SP 3, yang menjadi jalur penghubung utama antar pemukiman dan sentra kegiatan ekonomi masyarakat.
Setelah itu, Bupati bergerak menuju Kecamatan Sebuku untuk meninjau pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rumah Sakit Pratama Sebuku, pembangunan RKB SDN 003 Kunyit, serta sejumlah proyek infrastruktur lainnya.
Di setiap titik kunjungan, Bupati Irwan Sabri mendengarkan langsung penjelasan teknis dari perangkat daerah mengenai perkembangan pengerjaan, kendala lapangan, hingga langkah tindak lanjut yang akan diambil.
Irwan Sabri menegaskan bahwa kunjungan ini untuk memastikan bahwa setiap pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata.
“Tidak boleh ada yang dikerjakan asal selesai, semuanya harus berkualitas dan bermanfaat. Tentunya memberikan dampak positif dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegas Bupati Irwan pada Sabtu (6/12)
Namun begitu, dia menegaskan bahwa semua catatan dan masukan tentunya akan ditampung untuk perhatian pemerintah daerah dalam penguatan program pembangunan berikutnya.
“Jadi, yang mana belum maksimal kita evaluasi. Kemudian yang membutuhkan kembali pembangunan kita catat semuanya,” pungkasnya.
Kegiatan monitoring ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan layanan air minum.
“Upaya ini diharapkan dapat mendorong konektivitas, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan,” ungkapnya.(*)





