<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Pemerintah daerah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat tetap aman meski kuota subsidi tahun ini mengalami penyesuaian secara nasional.<br></p>



<p>Untuk mengantisipasi kebutuhan yang terus meningkat, Pemkab telah mengajukan penambahan kuota BBM subsidi ke pemerintah pusat.<br></p>



<p>Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Nunukan, Rohadiansyah, menegaskan pemantauan stok BBM dilakukan secara rutin melalui koordinasi intensif dengan Pertamina di Tarakan.</p>



<p>Langkah ini menjadi krusial karena Nunukan hingga kini belum memiliki depo penyimpanan BBM sendiri.</p>



<p>“Kondisi kita memang berbeda dengan daerah yang memiliki depo. Seluruh pasokan BBM masih bergantung dari Tarakan, sehingga informasi stok kami peroleh melalui AMPS serta koordinasi langsung dengan Pertamina,” ujarnya, Minggu (12/4).</p>



<p>Ia memastikan, hingga saat ini stok BBM di Kalimantan Utara masih mencukupi dan distribusi ke Nunukan berjalan lancar. Masyarakat pun diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan pasokan.</p>



<p>&#8220;Komunikasi terakhir kami dengan Pertamina menyebutkan stok di Tarakan masih aman untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kaltara, termasuk Nunukan,” jelasnya.</p>



<p>Meski demikian, tantangan distribusi tetap menjadi perhatian utama. Keterbatasan armada kapal pengangkut membuat pasokan BBM sangat bergantung pada kelancaran transportasi laut dan kondisi cuaca.</p>



<p>“Kendala terbesar memang di transportasi. Jika kapal mengalami gangguan, distribusi bisa ikut terdampak. Namun sejak sebelum Lebaran hingga sekarang, alhamdulillah tidak ada hambatan berarti,” katanya.</p>



<p>Situasi di lapangan pun menunjukkan kondisi yang stabil. Antrean panjang di APMS tidak terlihat, sementara harga BBM masih terkendali.</p>



<p>“Kalau melihat kondisi di lapangan, distribusi relatif normal. Tidak ada antrean panjang, artinya pasokan masih terjaga,” tambahnya.</p>



<p>Untuk tahun 2026, alokasi BBM subsidi di Nunukan meliputi LPG 6.581 metrik ton, solar 12.781 kiloliter, pertalite 22.599 kiloliter, serta minyak tanah wilayah 4 sebanyak 708 kiloliter.</p>



<p>Namun, jumlah tersebut mengalami penurunan yang merupakan kebijakan nasional dari BPH Migas.</p>



<p>&#8220;Penurunan ini tidak hanya terjadi di Nunukan, tetapi berlaku secara nasional. Penentuan kuota sepenuhnya menjadi kewenangan BPH Migas,” ungkapnya.</p>



<p>Sebagai respons, Pemkab Nunukan telah mengirimkan usulan penambahan kuota yang juga mendapat dukungan penuh dari kepala daerah. </p>



<p>Pemerintah berharap usulan tersebut segera mendapat persetujuan karena kebutuhan masyarakat terus meningkat.<br></p>



<p>“Kami sudah menyampaikan kondisi riil di lapangan. Nunukan adalah daerah perbatasan dengan mobilitas tinggi, sehingga kebutuhan BBM tentu berbeda dengan daerah lain,” ujarnya.</p>



<p>Rohadiansyah menegaskan BBM subsidi memiliki keterbatasan sehingga penggunaannya harus tepat sasaran. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada pertalite.</p>



<p>“Pertalite adalah BBM subsidi dengan kuota terbatas. Jika semua masyarakat mengandalkan pertalite, tentu akan terjadi kekurangan. Karena itu penggunaannya harus bijak,” tegasnya.<br></p>



<p>Ia juga mengajak masyarakat yang mampu untuk beralih ke BBM non-subsidi seperti Pertamax agar kuota subsidi dapat dinikmati kelompok yang berhak.<br></p>



<p>Pemkab Nunukan turut memprioritaskan distribusi BBM subsidi bagi sektor strategis seperti petani, nelayan, dan pelaku UMKM. </p>



<p>Tahun sebelumnya, sekitar 6.700 kiloliter telah diusulkan untuk mendukung sektor tersebut, meski pembagian kuota dari pusat belum dirinci secara khusus.<br></p>



<p>&#8220;Kami hanya memiliki kewenangan memberikan rekomendasi ke AMPS. Karena itu koordinasi terus kami perkuat agar distribusi tetap merata dan tidak menimbulkan kelangkaan,” tutupnya.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.