Categories: Nunukan

Lapas Nunukan Overkapasitas 200 Persen, Mayoritas WBP Kasus Narkoba

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em>  – Lembaga Pemasyarakatan &lpar;Lapas&rpar; Kelas IIB Nunukan saat ini berada dalam kondisi overkapasitas ekstrem&comma; dengan jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan &lpar;WBP&rpar; mencapai 1&period;107 orang&comma; jauh melampaui daya tampung ideal yang hanya 362 orang&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan &lpar;KPLP&rpar; Nunukan&comma; Putu Bagus Sabda Pramesti&comma; mengungkapkan&comma; kondisi tersebut membuat tingkat hunian lapas sudah melewati 200 persen&comma; dan didominasi oleh narapidana kasus narkotika&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Memang hampir seluruhnya overkapasitas&period; Dari sekitar 750-an WBP itu&comma; kebanyakan merupakan pengguna dan pengedar narkoba&period; Itu yang membuat lapas penuh seperti sekarang&comma;” ungkap Kepala KPLP&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menjelaskan&comma; Lapas Nunukan tidak hanya menampung warga binaan dari Kabupaten Nunukan&comma; tetapi juga menjadi tempat pelaksanaan pidana bagi narapidana dari tiga kabupaten&comma; yakni Nunukan&comma; Malinau&comma; dan Kabupaten Tana Tidung&period; <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Para terpidana tersebut menjalani masa hukuman di Nunukan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Setelah vonis selesai di daerah asal&comma; mereka dikirim ke sini untuk menjalani pidananya sampai selesai&comma; baru kemudian dikembalikan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Di tengah lonjakan jumlah WBP&comma; kondisi sumber daya manusia &lpar;SDM&rpar; pengamanan dinilai sangat tidak ideal&period; Total petugas Lapas Nunukan hanya sekitar 78 orang&comma; termasuk pejabat struktural dan staf administrasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Untuk pengamanan&comma; setiap regu hanya diperkuat enam orang&comma; dibagi dalam empat regu yang bekerja bergantian siang dan malam&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau dibilang cukup&comma; sangat jauh dari cukup&period; Idealnya satu petugas mengawasi 10 sampai 20 WBP&period; Sekarang satu regu enam orang harus mengawasi lebih dari seribu warga binaan&comma;” tegasnya&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Namun begitu&comma; dia mengaku Lapas Nunukan saat ini hanya memiliki sekitar 30 unit CCTV&comma; yang menjadi alat bantu utama dalam memantau aktivitas warga binaan di dalam blok&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;CCTV sangat membantu&comma; tapi tetap tidak bisa menggantikan kehadiran petugas di lapangan&period; Sarana lain masih sangat terbatas&comma;” tambahnya&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dengan kondisi tersebut&comma; pihak Lapas menerapkan pengawasan ketat melalui pembatasan pergerakan antarblok&comma; pengaturan jadwal kegiatan&comma; serta patroli rutin oleh petugas untuk menjaga situasi tetap kondusif&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami bekerja ekstra keras dengan kekuatan yang ada&period; Semua pergerakan warga binaan harus terlapor dan diawasi&comma;” ungkapnya <br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sebenarnya&comma; dia mengakui bahwa rata-rata per tahun&comma; ada kurang lebih 100 sampai 200 WBP di Lapas Nunukan yang bebas&period; Artinya&comma; jika tidak ada penambahan&comma; overload Lapas Nunukan secara perlahan akan berkurang&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tapi kan tidak seperti itu&period; Karena ada terus penambahan WBP setiap tahunya&comma; baik itu WBP dari daerah luar Nunukan&comma; titipan tahan dan sebagainya&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.