<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Nunukan, Sudjito, menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dan pelaku usaha dalam mendukung kelancaran operasional Tol Laut KM Logistik Nusantara 5 (Lognus 5) di wilayah perbatasan.</p>



<p>Hal itu disampaikannya dalam kegiatan halal bi halal sekaligus silaturahmi yang digelar Pelni Nunukan pada Sabtu (28/3/2026).<br /></p>



<p>Kegiatan ini dihadiri sejumlah Jasa Pengurus Transportasi (JPT), Shipper, serta sejumlah instansi terkait seperti KSOP, Pelindo, Dinas Pedagangan, ALFI, dan lainnya.<br /></p>



<p>Menurut Sudjito, pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun silaturahmi berkelanjutan agar seluruh pihak dapat duduk bersama membahas kendala operasional di lapangan.</p>



<p>Tujuannya, memastikan distribusi logistik, khususnya komoditas rumput laut dari Nunukan, dapat berjalan lancar tanpa hambatan.</p>



<p>&#8220;Kami mengundang JPT, Shipper dan instansi terkait karena keterkaitannya langsung dengan operasional Lognus 5. Harapannya silaturahmi ini terus berlanjut, sehingga setiap kendala di lapangan bisa dibahas bersama dan tidak menghambat kegiatan operasional,” terangnya.</p>



<p>Ia menegaskan, ke depan pertemuan evaluasi akan rutin dilakukan guna membenahi kekurangan dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi operator maupun pelaku usaha.</p>



<p>Sudjito menjelaskan, keberadaan Tol Laut Lognus 5 sangat penting bagi pelaku usaha di Nunukan, khususnya dalam memasarkan hasil panen rumput laut ke luar daerah seperti Surabaya dan Makassar.</p>



<p>Pelaku usaha yang tergabung dalam JPT dan Shipper memiliki peran strategis sebagai pengurus pengiriman logistik, termasuk hasil panen petani. Mereka mengelola dokumen, akun, serta perizinan pengiriman barang melalui jalur laut.</p>



<p>“Pelaku usaha inilah yang memasarkan hasil panen petani rumput laut agar bisa keluar dari Nunukan menuju Surabaya dan Makassar. Ini penting untuk meningkatkan perekonomian petani,” jelasnya.</p>



<p>Tol Laut Lognus 5 sendiri hadir menggantikan Lognus 2, karena meningkatnya animo pelaku usaha dan volume produksi rumput laut di Nunukan.</p>



<p>&#8220;Lognus 2 sebelumnya kapasitasnya sekitar 80 kontainer. Karena kebutuhan meningkat, kini Lognus 5 hadir dengan kapasitas sekitar 150 hingga 220 kontainer. Kami berharap ruang kontainer ini bisa terisi penuh oleh pelaku usaha di Nunukan,” kata Sudjito.</p>



<p>Ia menambahkan, satu kontainer mampu menampung sekitar 20 ton muatan, sehingga peningkatan kapasitas kapal diharapkan mampu mengakomodasi lebih banyak hasil panen petani.</p>



<p>Sudjito menegaskan bahwa Pelni menjalankan penugasan negara melalui program Tol Laut yang diamanatkan oleh Kementerian Perhubungan sebagai regulator.</p>



<p>&#8220;Kami sebagai operator menjalankan penugasan negara untuk menghadirkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran Lognus 5 adalah bagian dari upaya tersebut,” tegasnya.</p>



<p>Saat ini, rute kapal Tol Laut menyinggahi tiga pelabuhan utama yakni Surabaya, Makassar, dan Tarakan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah lamanya waktu sandar di pelabuhan tujuan, khususnya Surabaya.<br /></p>



<p>“Antrean kapal di Surabaya cukup panjang sehingga memakan waktu bongkar muat. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat operasional sementara masih sebulan sekali,” ungkapnya.</p>



<p>Menanggapi masukan pelaku usaha mengenai jadwal dan kepastian kapal tiba, kata dia, semuanya sudah terdata melalui by sistem. Bahkan, sebelum kapal tiba, Pelni juga memberikan informasi kedatangan kapal melalui pesan di group WhatsApp.</p>



<p>&#8220;Tentunya, kami menjalan sesuai dengan mekanisme dan SOP yang berlaku. Kami akan koordinasikan agar kapal Tol Laut bisa lebih cepat sandar. Dengan begitu, distribusi barang pelaku usaha bisa lebih cepat sampai ke pasar,&#8221; ; katanya.</p>



<p>Sudjito menekankan, percepatan logistik sangat penting karena misi utama Tol Laut adalah mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama daerah perbatasan seperti Nunukan.</p>



<p>&#8220;Kita berharap seluruh hasil panen rumput laut petani Nunukan dapat terserap pasar luar daerah secara maksimal. Tentunya ini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tutup Sudjito.</p>



<p>Dia juga berharap silahturahmi lintas instansi ini menjadi awal penguatan koordinasi berkelanjutan agar operasional Tol Laut di Nunukan semakin optimal dan mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi daerah perbatasan.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.