Categories: Nunukan

Rp4,3 Miliar Barang Ilegal Digagalkan Bea Cukai Nunukan

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Upaya penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan masih tergolong tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sepanjang Tahun Anggaran 2025&comma; Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai &lpar;KPPBC&rpar; Nunukan berhasil menggagalkan berbagai peredaran barang ilegal dengan total nilai barang mencapai Rp4&period;317&period;856&period;550&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Penindakan tersebut sekaligus menyelamatkan potensi kerugian negara dalam nilai yang sama&period;<br>Pemeriksa Bea dan Cukai KPPBC Nunukan&comma; Arief Setiawan&comma; menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pengawasan intensif yang dilakukan di jalur-jalur rawan penyelundupan&comma; baik melalui laut maupun darat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Wilayah perbatasan Nunukan masih menjadi titik rawan masuknya barang ilegal&period; Karena itu&comma; pengawasan terus kami tingkatkan melalui patroli rutin&comma; pemeriksaan sarana pengangkut&comma; serta penguatan intelijen&comma;” ujar Arief&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Berdasarkan data Bea Cukai Nunukan&comma; barang hasil penindakan didominasi oleh Minuman Mengandung Etil Alkohol &lpar;MMEA&rpar; ilegal golongan A&comma; B&comma; dan C dengan total volume mencapai 1&period;647&comma;4 liter&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Peredaran MMEA ilegal ini dinilai sangat merugikan negara karena menghindari kewajiban cukai sekaligus berpotensi menimbulkan dampak sosial di masyarakat&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain MMEA&comma; petugas juga mengamankan 119 koli ballpress atau pakaian bekas ilegal yang masuk tanpa prosedur kepabeanan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ballpress juga masih menjadi salah satu komoditas yang kerap diselundupkan karena tingginya permintaan pasar dan harga jual yang relatif murah&comma;&&num;8221&semi; terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tak hanya itu&comma; Bea Cukai Nunukan turut menyita 1&period;690 pieces kosmetik ilegal&comma; 1&period;380 pasang alas kaki&comma; serta 25 lembar karpet yang tidak dilengkapi dokumen impor resmi&period; Barang-barang tersebut melanggar ketentuan larangan dan pembatasan &lpar;lartas&rpar; serta berpotensi merugikan pelaku usaha yang taat aturan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dalam sektor pangan&comma; petugas juga menemukan upaya pemasukan 29&comma;4 kilogram daging tanpa dokumen karantina&period; Arief menekankan bahwa pelanggaran semacam ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut aspek kesehatan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Barang seperti kosmetik dan daging yang masuk secara ilegal berisiko membahayakan konsumen&period; Tidak ada jaminan keamanan&comma; mutu&comma; dan kelayakan&comma; sehingga pengawasannya menjadi perhatian serius kami&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Arief menjelaskan&comma; sebagian besar modus pelanggaran yang ditemukan adalah tidak dilengkapinya dokumen kepabeanan&comma; penghindaran pembayaran bea masuk dan cukai&comma; serta upaya menyamarkan barang di dalam sarana pengangkut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>e depan&comma; Bea Cukai Nunukan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI&comma; Polri&comma; serta instansi terkait lainnya guna menutup celah penyelundupan di wilayah perbatasan&period; Selain itu&comma; partisipasi aktif masyarakat juga dinilai sangat penting dalam mendukung pengawasan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan dengan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan&period; Perlindungan terhadap negara dan masyarakat tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat&comma; tetapi perlu dukungan bersama&comma;” pungkas Arief&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.