NUNUKAN, borderterkini.com – Setelah memfasilitasi pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Sembakung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan mulai mengambil langkah lanjutan terkait polemik kebun plasma PT Palem Segar Lestari (PSL).
Kepala DKPP Nunukan, Masniadi, menyatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap seluruh data yang disampaikan masyarakat peserta plasma. Proses ini dilakukan untuk memastikan keabsahan dokumen serta memetakan persoalan secara utuh sebelum mengambil kesimpulan.
“Setelah pertemuan kemarin, kami langsung menindaklanjuti dengan memeriksa dan mencocokkan data yang masuk. Ini penting agar penyelesaiannya berbasis fakta dan tidak menimbulkan masalah baru,” ujar Masniadi.
Ia menegaskan, DKPP tidak ingin terburu-buru dalam menyikapi persoalan plasma, mengingat isu tersebut menyangkut hak masyarakat serta kewajiban perusahaan. Seluruh data akan disinkronkan dengan arsip DKPP maupun instansi teknis lainnya.
Selain verifikasi internal, DKPP juga memastikan akan segera memanggil pihak PT Palem Segar Lestari untuk dimintai klarifikasi resmi. Menurut Masniadi, penjelasan perusahaan menjadi kunci untuk membuka kejelasan terkait realisasi kebun plasma, status pengelolaan, serta hak masyarakat yang dipersoalkan.
“Kami perlu mendengar langsung dari perusahaan. Ini bagian dari upaya menjaga transparansi dan keseimbangan agar semua pihak mendapat ruang yang adil,” tegasnya.
Masniadi menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen hadir sebagai fasilitator, bukan berpihak pada salah satu kepentingan. Tujuan utama DKPP adalah memastikan masyarakat peserta plasma memperoleh kepastian hukum dan kejelasan hak sesuai ketentuan.
“Plasma ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jika ada yang belum jelas, itu yang sedang kami luruskan,” katanya.
DKPP berharap, melalui tahapan verifikasi data dan klarifikasi perusahaan, persoalan kebun plasma di Kecamatan Sembakung dapat segera menemukan titik terang dan tidak berlarut-larut.(*)
Usai Dengar Keluhan Warga Sembakung, DKPP Mulai Verifikasi Data Plasma PT PSL





