<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Setelah kebakaran lebih dulu terjadi di wilayah Nunukan Selatan, musibah serupa kembali terulang hanya berselang waktu singkat.</p>



<p>Kali ini, api mengamuk di Jalan Rimba, RT 09, Kecamatan Nunukan Tengah, dan menghanguskan tiga unit rumah warga pada Selasa (27/1) dini hari.<br>Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur.</p>



<p>Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 03.18 Wita, memicu kepanikan warga sekitar yang berhamburan keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan.</p>



<p>Tiga rumah yang terbakar diketahui masing-masing milik Bapak Mori, Abdullah Tangsi, serta satu rumah lainnya yang hingga kini masih belum diketahui identitas penghuninya.</p>



<p>Seluruh bangunan dilaporkan hangus terbakar, dengan kondisi rumah yang mayoritas berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.</p>



<p>Informasi sementara menyebutkan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada rumah yang berada di belakang rumah Bapak Mori.</p>



<p>Api kemudian dengan cepat menjalar ke rumah Mori, sebelum akhirnya merembet ke rumah Abdullah Tangsi yang berada tepat di sebelahnya.</p>



<p>Salah satu korban kebakaran, Abdullah Tangsi, mengaku tidak mengetahui adanya kebakaran hingga api sudah membesar.</p>



<p>“Saya sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan tetangga dari depan rumah. Mereka teriak rumah sudah terbakar,” ujar Abdullah dengan suara masih terdengar syok.</p>



<p>Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga karena api sudah lebih dulu membesar saat dirinya keluar rumah.<br></p>



<p>Kepanikan warga semakin terasa mengingat peristiwa kebakaran ini terjadi tak lama setelah kejadian serupa melanda wilayah Nunukan Selatan.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran di Jalan Rimba sekitar pukul 03.18 Wita.<br></p>



<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, personel dan armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.</p>



<p>“Begitu laporan masuk, personel dan armada mobil pemadam kebakaran langsung kami turunkan ke lokasi kejadian,” kata Wahyudi.</p>



<p>Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan pemadaman dengan fokus utama pada rumah yang api sudah membesar. Sementara itu, sebagian petugas lainnya melakukan penyekatan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Sebagian petugas fokus memadamkan rumah yang terbakar, sementara petugas lainnya melakukan penyekatan agar api tidak semakin meluas, terutama ke rumah warga di sekitarnya,” jelasnya.</p>



<p>Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan. Proses pendinginan pun dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa, mengingat bangunan yang terbakar berbahan kayu dan berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.<br></p>



<p>“Kami lakukan pendinginan secara maksimal untuk memastikan api benar-benar padam,” tutup Wahyudi.<br></p>



<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran beruntun ini. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.