Sidak Pelayanan, Bupati Nunukan Tegaskan Tak Ada Layanan Berbelit

NUNUKAN, borderterkini.com – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (03/03/2026).

Sidak ini menjadi penegasan bahwa tidak boleh ada pelayanan publik yang berbelit, lambat, atau mempersulit masyarakat.

Kunjungan diawali di Kantor Kecamatan Nunukan. Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Raden Iwan Kurniawan, Kabag Organisasi Harman, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Joned,

Bupati meninjau langsung loket pelayanan, ruang administrasi, ruang tunggu, ruang baca hingga fasilitas pendukung lainnya.

Di loket pelayanan, Bupati berdialog dengan petugas terkait jenis layanan yang diberikan serta rata-rata jumlah warga yang dilayani setiap hari.

Ia juga mengamati secara langsung proses interaksi antara petugas dan masyarakat untuk memastikan prosedur berjalan efektif dan tidak memakan waktu berlebihan.

“Pelayanan publik harus sederhana, jelas, dan cepat. Jangan sampai masyarakat bolak-balik hanya karena prosedur yang tidak tertib,” tegas Irwan Sabri.

Peninjauan dilanjutkan ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nunukan, instansi yang setiap harinya melayani ratusan permohonan dokumen kependudukan.

Di sana, Bupati langsung menyapa warga yang tengah mengurus KTP-el, kartu keluarga, maupun akta kelahiran, sekaligus menanyakan pengalaman mereka selama proses pelayanan.

Sekretaris Disdukcapil, Wilson, menjelaskan bahwa pihaknya mampu menyelesaikan sekitar 300 dokumen kependudukan setiap hari.

Selain itu, Disdukcapil juga melakukan evaluasi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) setiap tiga bulan untuk mengukur kualitas pelayanan.

Meski demikian, Bupati mengingatkan agar kecepatan pelayanan tidak mengabaikan kualitas interaksi. Ia menekankan pentingnya etika dan keramahan petugas sebagai bagian dari pelayanan prima.

“Tetap jaga kualitas layanan, tetap ramah, berikan senyuman, walaupun mungkin menemui kendala,” ujarnya kepada petugas.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya soal menyelesaikan administrasi, tetapi juga menciptakan rasa nyaman dan percaya di tengah masyarakat. Aparatur pemerintah, kata dia, harus hadir sebagai solusi, bukan menjadi sumber keluhan.

Setelah dari Disdukcapil, Bupati melanjutkan kunjungan ke Kantor Lurah Selisun untuk mendengar langsung paparan pelayanan di tingkat kelurahan serta berbagai kendala yang dihadapi.

Ia juga berdialog dengan petugas Dinas Perhubungan yang tengah melakukan pergantian lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), sebagai bagian dari layanan dasar yang berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan warga.

Melalui sidak ini, Bupati menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelayanan publik akan terus dilakukan secara berkala. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen menghadirkan pelayanan yang transparan, efisien, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan