Kerusakan Jalan Penghubung Krayan Makin Parah, Sembako dan Layanan Kesehatan Terganggu

NUNUKAN, borderterkini.com – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir memperburuk kondisi jalan penghubung antar kecamatan di dataran tinggi Krayan.

Jalur yang menjadi urat nadi mobilitas warga kini sulit dilalui, sehingga berdampak pada distribusi logistik hingga pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, menjelaskan kerusakan terparah terjadi pada ruas Lembudud di Krayan Barat menuju Long Layu di Krayan Selatan hingga Binuang di Krayan Tengah.

Jalan yang sebagian besar masih berupa tanah berubah menjadi kubangan lumpur dan dipenuhi lubang, membuat kendaraan sulit melintas.

“Curah hujan yang tinggi membuat kondisi jalan semakin berat dilalui. Banyak titik yang berlumpur dan membahayakan kendaraan,” ujarnya pada Rabu (15/4/2026).

Tersendatnya akses transportasi berdampak langsung pada pasokan kebutuhan masyarakat. Truk pengangkut bahan pokok dan BBM tidak dapat menjangkau beberapa wilayah, sehingga stok barang mulai menipis di tingkat kecamatan.

Warga mulai merasakan kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok, terutama gula. Jika pun tersedia, harga jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya.

“Pasokan sembako mulai terbatas. Harga gula sekarang sudah naik, berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram,” katanya.

Ia memperkirakan kerusakan jalan mencapai puluhan kilometer. Selain badan jalan yang rusak, beberapa jembatan penghubung juga dilaporkan tidak dapat difungsikan lagi.

“Sekitar 42 kilometer ruas jalan rusak berat dan ada jembatan yang ambruk. Kondisi ini membuat kendaraan roda empat hampir tidak bisa keluar masuk Krayan Selatan,” jelasnya.

Situasi tersebut juga berdampak pada pelayanan publik. Distribusi logistik pemerintahan hingga pengiriman obat-obatan untuk puskesmas dari Long Bawan menjadi terhambat.

“Pelayanan pemerintahan dan kesehatan ikut terdampak karena suplai obat-obatan sulit masuk. Kami khawatir jika kondisi ini berlarut-larut,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan