Anak Harus Dilindungi dari Ancaman Kekerasan hingga Bahaya Digital

NUNUKAN – Anak merupakan aset bangsa yang paling berharga sekaligus penentu arah masa depan. Karena itu, tanggung jawab melindungi anak tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak, melainkan harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Camat Sebatik Utara, Suryadi, SE, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Pengembangan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Perlindungan Khusus Anak Tingkat Daerah Kabupaten/Kota dilaksanakan di Aula Garuda Perkasa Lantai 2, Kecamatan Sebatik Utara, Selasa (26/8).

Dalam paparannya, Suryadi menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi anak-anak pada era sekarang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Tidak hanya berhadapan dengan kekerasan fisik maupun psikis, tetapi juga ancaman eksploitasi, perundungan (bullying), hingga jebakan dari penggunaan media digital yang tidak sehat.

“Lingkungan digital memang membuka ruang belajar yang luas, tetapi sekaligus menyimpan risiko besar jika anak tidak mendapatkan pendampingan yang baik. Itulah sebabnya guru dan orang tua harus hadir aktif, bukan sekadar mengawasi, melainkan juga menjadi teman dialog bagi anak-anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah anak baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Suasana yang aman dan penuh kasih sayang diyakini akan membuat anak lebih percaya diri, tumbuh sehat, serta memiliki keberanian untuk menolak setiap bentuk pelanggaran hak mereka.

Kepada para pelajar yang hadir, Suryadi juga memberikan pesan khusus agar ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini tidak berhenti pada teori, melainkan benar-benar menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. “Belajarlah bersikap bijak, saling melindungi antarsesama, dan jangan pernah ragu untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan yang merugikan hak anak,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Suryadi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan yang konsisten memperjuangkan isu perlindungan anak. Menurutnya, inisiatif seperti ini harus terus digelorakan agar kesadaran masyarakat semakin kuat.

“Perlindungan anak adalah investasi jangka panjang. Jika kita mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, maka daerah kita akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Inilah fondasi penting menuju terwujudnya Kabupaten Nunukan Layak Anak,” pungkasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan