Categories: Nunukan

Ingatkan Bahaya Kerja Ilegal, Leppa Sosper TPPO

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Ketua DPRD Kabupaten Nunukan&comma; Rahma Leppa kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya bekerja ke luar negeri tanpa dokumen resmi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Hal itu diungkapkannya saat kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah &lpar;Sosper&rpar; tentang Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang &lpar;TPPO&rpar;&comma; Jumat &lpar;8&sol;5&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kegiatan yang digelar di wilayah Nunukan ini diikuti ratusan warga dari Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sosialisasi tersebut merupakan program rutin DPRD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun guna meningkatkan kesadaran masyarakat di daerah perbatasan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Rahma menegaskan&comma; Nunukan masih menjadi salah satu pintu utama keberangkatan pekerja migran ilegal menuju Malaysia&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sepanjang tahun 2024&comma; diperkirakan sekitar 4&period;000 orang berangkat melalui Nunukan&comma; baik dari Nusa Tenggara Timur&comma; Sulawesi&comma; maupun Kalimantan Utara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini harus menjadi perhatian bersama&period; Jangan sampai ada anggota keluarga yang berangkat tanpa dokumen resmi karena risikonya sangat besar&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menjelaskan&comma; pekerja migran ilegal sangat rentan mengalami eksploitasi&comma; kekerasan&comma; hingga menjadi korban perdagangan orang&period; Selain itu&comma; mereka juga berpotensi menjadi sasaran operasi aparat Malaysia karena tidak memiliki dokumen yang sah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Rahma meminta masyarakat segera melapor ke kepolisian maupun BP3MI Kaltara apabila mengetahui adanya indikasi pengiriman pekerja migran ilegal&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Kepala Dinas Sosial&comma; Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan&comma; Faridah Aryani&comma; mengungkapkan praktik TPPO di wilayah perbatasan masih cukup marak meski jarang dibicarakan secara terbuka&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; banyak calon pekerja migran tergiur iming-iming gaji besar dengan proses cepat&period; Namun setelah tiba di Malaysia&comma; mereka justru kerap dieksploitasi dan bekerja tidak sesuai dengan perjanjian awal&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Modusnya menawarkan pekerjaan rumah tangga&comma; tapi kenyataannya dipekerjakan di tempat hiburan malam&period; Karena tidak punya dokumen&comma; korban tidak berani melapor&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Faridah menambahkan&comma; sebagian korban akhirnya terjaring operasi aparat Malaysia dan dideportasi melalui Nunukan&period; Bahkan&comma; ada korban yang setelah pemeriksaan kesehatan diketahui mengidap penyakit serius&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja melalui media sosial yang kerap menjadi modus perekrutan perdagangan orang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain itu&comma; ia menyoroti praktik eksploitasi anak yang berkedok badut jalanan dan meminta masyarakat tidak memberikan uang karena berpotensi memperpanjang rantai eksploitasi&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.