Categories: Nunukan

Sosper Perlindungan Perempuan dan Anak, Arpiah Dorong Regulasi Dipisah

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak terus didorong Wakil Ketua I DPRD Nunukan&comma; Arpiah&comma; melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah &lpar;Sosperda&rpar; yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini di Hotel Neo Fortuna Nunukan&comma; Minggu &lpar;3&sol;5&sol;2026&rpar;&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dalam kegiatan tersebut&comma; Arpiah menegaskan bahwa regulasi yang ada perlu diperbarui agar mampu menjawab dinamika kasus kekerasan yang terus berkembang di masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>DPRD bersama pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan rencana pemisahan aturan perlindungan perempuan dan perlindungan anak menjadi dua perda berbeda&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas pemerintah&comma; tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat&period; Kami ingin memastikan regulasi yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan korban dan mencegah kekerasan sejak dini&comma;” ujar Arpiah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menilai pemisahan perda akan mempermudah penyusunan program&comma; penganggaran hingga penanganan kasus secara lebih spesifik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pemisahan perda akan membuat kebijakan lebih fokus&comma; baik dari sisi pencegahan&comma; pendampingan&comma; hingga pemulihan korban&period; DPRD akan terus mengawal agar revisi perda ini segera tuntas dan dapat diimplementasikan secara nyata&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Turut hadir sebagai narasumber&comma; Kepala DSP3A Nunukan&comma; Faridah Aryani&comma; yang menilai penguatan regulasi harus diiringi dengan edukasi dan keberanian masyarakat untuk melapor&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius&comma; sehingga perlu penguatan regulasi dan koordinasi lintas sektor&period; Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan agar korban bisa segera mendapatkan pendampingan&comma;” kata Faridah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; pemerintah daerah berkomitmen memperkuat layanan perlindungan&comma; termasuk pendampingan psikologis dan bantuan hukum bagi korban&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Edukasi dan sosialisasi seperti ini penting agar masyarakat memahami hak serta mekanisme perlindungan yang tersedia&comma;” lanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sementara itu&comma; akademisi Politeknik Negeri Nunukan&comma; Nuraida&comma; menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan publik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Keterlibatan perempuan dalam pengambilan kebijakan sangat penting untuk memastikan perspektif perlindungan benar-benar terakomodasi&period; Pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga&comma; sekolah&comma; dan lingkungan sosial&comma;” ujarnya&period;&lpar;&ast;&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.