Categories: Nunukan

Tiga Desa di Sebatik Tengah Dikepung Banjir, Terbesar Sejak 2019 Lalu

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Banjir kembali mengepung tiga desa di Kecamatan Sebatik Tengah&comma; Kabupaten Nunukan&comma; setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari&comma; Senin &lpar;13&sol;7&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kondisi diperparah dengan pasangnya air laut yang menghambat aliran sungai menuju laut&comma; sehingga debit air meluap dan menggenangi permukiman warga&period;<br><br>Tiga desa yang terdampak yakni Desa Aji Kuning&comma; Desa Sungai Limau&comma; dan Desa Bukit Harapan&period; Dari ketiga wilayah tersebut&comma; Desa Aji Kuning menjadi daerah yang mengalami dampak paling besar karena berada di dataran rendah dan menjadi jalur berkumpulnya aliran air dari kawasan hulu&period;<br><br>Camat Sebatik Tengah&comma; Aris Nur&comma; mengatakan banjir kali ini merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir&period; Menurutnya&comma; kondisi tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi bersamaan dengan pasang air laut&period;<br><br>&&num;8220&semi;Curah hujan yang tinggi sejak dini hari bersamaan dengan air laut pasang menyebabkan debit Sungai Aji Kuning meningkat&period; Air tidak bisa mengalir ke laut sehingga meluap ke permukiman warga&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<br><br>Ia menjelaskan&comma; secara geografis Desa Aji Kuning menjadi wilayah yang paling rentan ketika debit sungai meningkat&period; Air dari daerah hulu akan bermuara ke wilayah tersebut sebelum akhirnya mengalir ke laut&period; Saat laut sedang pasang&comma; aliran sungai tertahan dan menyebabkan genangan cepat meninggi&period;<br><br>&&num;8220&semi;Air dari wilayah atas semuanya berkumpul di Aji Kuning&period; Karena laut sedang pasang&comma; air tertahan dan akhirnya meluap ke rumah-rumah warga&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<br><br>Saat puncak banjir pada subuh hari&comma; ketinggian air di sejumlah titik di Desa Aji Kuning mencapai sekitar paha orang dewasa&period; Kondisi itu sempat mengganggu aktivitas masyarakat&comma; termasuk akses menuju sekolah&comma; perkantoran desa&comma; dan sejumlah ruas jalan utama&period;<br><br>Aris mengungkapkan&comma; banjir memang kerap terjadi di Sebatik Tengah ketika curah hujan tinggi&period; Namun&comma; banjir dengan skala sebesar ini terakhir kali terjadi pada akhir 2019&period;<br><br>&&num;8220&semi;Kalau banjir memang sering terjadi&comma; tetapi yang sebesar ini terakhir pada 2019&period; Ini menjadi banjir terbesar yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<br><br>Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada fasilitas umum&comma; banjir menyebabkan lumpur masuk ke kantor desa dan bangunan Pamsas&period; Sejumlah warga juga mengalami kerugian akibat perabot rumah tangga serta barang elektronik yang terendam air&period;<br><br>&&num;8220&semi;Sebagian warga sebenarnya sudah mengantisipasi dengan meninggikan barang-barang mereka&period; Namun&comma; kenaikan air berlangsung cukup cepat sehingga masih ada barang yang tidak sempat diselamatkan&comma;&&num;8221&semi; jelas Aris&period;<br><br>Hingga siang hari&comma; genangan mulai berangsur surut setelah pasang air laut menurun dan debit sungai perlahan kembali normal&period; Meski demikian&comma; pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa masih terus memantau kondisi di lapangan serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali memicu banjir&period;<br><br>&&num;8220&semi;Kami terus melakukan pemantauan&period; Masyarakat juga kami minta tetap waspada karena cuaca masih berpotensi berubah dan hujan bisa kembali terjadi&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.