Categories: Nunukan

Monitoring Tiga SMA, Dewandik Evaluasi Lemahnya Sosialisasi SPMB

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Dewan Pendidikan &lpar;Dewandik&rpar; Kalimantan Utara mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru &lpar;SPMB&rpar; Tahun 2026 di Kabupaten Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari hasil monitoring di tiga SMA negeri&comma; proses penerimaan peserta didik baru dinilai berlangsung kondusif dan sesuai ketentuan&period; Namun&comma; lemahnya sosialisasi petunjuk teknis &lpar;juknis&rpar; kepada masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi&period;<br><br>Monitoring dilakukan Ketua Dewan Pendidikan Kalimantan Utara&comma; Ahmad Maulana&comma; bersama tim di SMA Negeri 1&comma; SMA Negeri 2&comma; dan SMA Negeri 3 Nunukan&comma; Selasa &lpar;7&sol;7&rpar;&period; Kunjungan ke SMA Negeri 1 juga dirangkaikan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah &lpar;MPLS&rpar; bersama guru dan peserta didik baru&period;<br><br>Ahmad Maulana mengatakan&comma; pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai petunjuk teknis serta menjamin proses penerimaan berlangsung objektif&comma; transparan&comma; dan akuntabel&period;<br><br>&&num;8220&semi;Kami ingin memastikan seluruh sekolah melaksanakan SPMB sesuai petunjuk teknis&period; Tidak boleh ada peserta didik yang diterima melalui jalur di luar aturan&comma; termasuk praktik kolusi antara orang tua dengan pihak sekolah&comma;&&num;8221&semi; tegasnya&period;<br><br>Berdasarkan hasil pemantauan&comma; Dewandik tidak menemukan pelanggaran maupun gejolak yang mengganggu pelaksanaan SPMB di tiga sekolah tersebut&period; Seluruh proses penerimaan dinilai berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan&period;<br><br>&&num;8220&semi;Secara umum pelaksanaannya berjalan baik&period; Tidak ada persoalan yang mengarah pada pelanggaran aturan ataupun penerimaan siswa di luar mekanisme yang telah ditetapkan&comma;&&num;8221&semi; ujar Ahmad&period;<br><br>Meski demikian&comma; ia mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme SPMB secara utuh&period; Kondisi itu memicu munculnya berbagai pertanyaan dan keluhan dari orang tua calon peserta didik&period;<br><br>&&num;8220&semi;Hampir semua sekolah yang kami datangi menghadapi persoalan yang sama&period; Bukan karena sistemnya bermasalah&comma; tetapi karena masih banyak masyarakat yang belum memahami isi petunjuk teknis secara menyeluruh&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<br><br>Menurut Ahmad&comma; kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kalimantan Utara&period; Ia menilai petunjuk teknis sebaiknya diterbitkan lebih awal agar sekolah memiliki waktu yang cukup untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum proses pendaftaran dimulai&period;<br><br>&&num;8220&semi;Kalau juknis terbit lebih awal&comma; sekolah punya kesempatan melakukan sosialisasi lebih maksimal&period; Masyarakat juga bisa memahami setiap jalur penerimaan sehingga tidak muncul kesalahpahaman saat hasil seleksi diumumkan&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<br><br>Ia juga menilai sosialisasi tidak cukup hanya mengandalkan media sosial&period; Penyampaian informasi secara langsung kepada siswa SMP dan orang tua dinilai lebih efektif karena memberi ruang untuk bertanya dan memperoleh penjelasan secara utuh&period;<br><br>&&num;8220&semi;Sosialisasi tatap muka masih sangat diperlukan&period; Orang tua perlu memahami jalur domisili&comma; jalur nilai akademik&comma; jalur prestasi&comma; hingga persyaratan administrasi&period; Kalau informasi hanya melalui media sosial&comma; tidak semua masyarakat dapat memahami secara lengkap&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<br><br>Selain itu&comma; Dewandik juga menerima sejumlah masukan dari pihak sekolah terkait perlunya penyempurnaan petunjuk teknis&period; Beberapa poin yang dinilai perlu diperjelas antara lain pengaturan jalur domisili&comma; mekanisme seleksi berdasarkan nilai akademik&comma; serta proses verifikasi sertifikat prestasi agar tidak menimbulkan perbedaan penafsiran dalam pelaksanaannya&period;<br><br>&&num;8220&semi;Semakin rinci petunjuk teknis yang disusun&comma; semakin kecil peluang terjadinya multitafsir di lapangan&period; Itu juga akan memudahkan sekolah dalam menjalankan proses seleksi&comma;&&num;8221&semi; tambah Ahmad&period;<br><br>Dari sisi daya tampung&comma; Dewandik memastikan kuota peserta didik di SMA Negeri 1&comma; SMA Negeri 2&comma; dan SMA Negeri 3 Nunukan telah disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar &lpar;rombel&rpar; yang tersedia sehingga proses penerimaan berlangsung sesuai kapasitas masing-masing sekolah&period;<br><br>Menutup hasil monitoringnya&comma; Ahmad Maulana berharap seluruh catatan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kalimantan Utara dalam menyempurnakan pelaksanaan SPMB pada tahun-tahun mendatang&period;<br><br>&&num;8220&semi;Harapan kami&comma; pelaksanaan SPMB ke depan semakin baik&period; Juknis diterbitkan lebih awal&comma; sosialisasi diperkuat&comma; aturan dibuat lebih jelas&comma; sehingga masyarakat memahami prosesnya dan kepercayaan terhadap sistem penerimaan peserta didik baru semakin meningkat&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.