<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Kecamatan Krayan Selatan kembali terisolasi akibat rusaknya akses jalan penghubung Long Layu–Lembudud yang semakin parah setelah diguyur hujan hampir setiap hari. Ruas jalan yang menjadi jalur utama distribusi logistik itu kini berubah menjadi kubangan lumpur sehingga tidak lagi dapat dilalui kendaraan.<br><br>Akibat lumpuhnya akses darat tersebut, pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok dari Long Bawan terhenti. Kondisi ini membuat masyarakat mulai menghadapi kelangkaan logistik karena seluruh distribusi bergantung pada jalur tersebut.<br><br>Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, mengatakan kerusakan jalan terus memburuk seiring tingginya curah hujan. Badan jalan bahkan sudah tidak terlihat karena tertutup lumpur tebal.<br><br>&#8220;Jalan Long Layu menuju Lembudud sudah tidak berbentuk lagi. Yang ada hanya kubangan lumpur sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melintas,&#8221; ujarnya, Rabu (8/7).<br><br>Menurutnya, terputusnya akses transportasi darat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Selain menghambat mobilitas warga, distribusi BBM, sembako, dan berbagai kebutuhan penting lainnya kini benar-benar terhenti.<br><br>&#8220;BBM sudah kosong. Barang-barang yang biasanya didatangkan dari Long Bawan juga tidak bisa masuk. Masyarakat hanya bertahan dengan persediaan yang masih ada,&#8221; ungkapnya.<br><br>Oktavianus menjelaskan, apabila kondisi tersebut terus berlanjut tanpa penanganan, masyarakat dikhawatirkan akan menghadapi krisis kebutuhan pokok dalam waktu dekat. Mengingat Krayan Selatan merupakan wilayah perbatasan yang sangat bergantung pada akses darat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.<br><br>Ia meminta pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil langkah darurat agar jalur Long Layu–Lembudud dapat kembali difungsikan, minimal melalui penanganan sementara sehingga kendaraan pengangkut logistik bisa melintas.<br><br>&#8220;Kalau tidak segera ditangani, kelangkaan BBM dan sembako akan semakin parah. Saat ini Krayan Selatan benar-benar terisolasi akibat putusnya jalur transportasi darat,&#8221; tegasnya.<br><br>Pemerintah kecamatan berharap penanganan darurat segera dilakukan mengingat akses tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan pelayanan masyarakat di Krayan Selatan. Tanpa jalur yang dapat dilalui kendaraan, distribusi logistik, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi warga dipastikan akan terus terganggu. (*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.