NUNUKAN, borderterkini.com – Akses darat menuju Kecamatan Krayan Selatan lumpuh total setelah sebuah mobil pengangkut kebutuhan pokok masyarakat terbalik di ruas jalan Lembudud–Long Layu.
Insiden tersebut dipicu kondisi jalan yang rusak parah, berlumpur, dan licin akibat hujan yang mengguyur wilayah perbatasan dalam beberapa hari terakhir.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, mengatakan kecelakaan tersebut menjadi gambaran nyata buruknya kondisi infrastruktur di wilayahnya. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi distribusi logistik kini justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan pengendara.
“Mobil pengangkut kebutuhan masyarakat terbalik karena kondisi jalan sangat licin dan rusak berat,” ujar Oktavianus, Senin (18/5).
Ia menjelaskan, insiden itu berdampak langsung pada mobilitas orang dan barang menuju Krayan Selatan. Saat ini tidak ada kendaraan yang berani melintas karena kondisi jalan yang berlumpur dan sulit dilalui. Selain itu, sejumlah jembatan di jalur tersebut juga dilaporkan mengalami longsor dan nyaris putus.
“Beruntung sopir selamat, namun sebagian besar barang bawaan mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Upaya evakuasi kendaraan hingga kini masih terkendala. Posisi mobil yang sulit dijangkau membuat kendaraan lain tidak mampu menariknya. Sementara alat berat yang dibutuhkan belum tersedia di lokasi.
“Evakuasi sangat sulit karena tidak ada alat berat di lokasi. Informasi sementara sopir selamat, tapi barang-barang banyak yang rusak,” tambahnya.
Oktavianus menegaskan, panjang jalan dari Kecamatan Krayan menuju Krayan Selatan diperkirakan sekitar 42 kilometer. Dari total panjang tersebut, sekitar 60 persen ruas jalan berada dalam kondisi rusak berat.
“Sepanjang jalur hampir sulit dibedakan mana yang rusak parah, karena rata-rata mengalami kerusakan. Kondisinya sangat mengkhawatirkan,” pungkasnya. (*)





