<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> &#8211; Upaya pemberantasan narkotika di wilayah perbatasan kembali menjadi sorotan. </p>



<p>Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, Abdul Hasyim, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan.<br></p>



<p>Wilayah perbatasan dinilai memiliki tantangan kompleks karena banyaknya jalur ilegal yang kerap dimanfaatkan jaringan peredaran gelap narkoba. </p>



<p>Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan keberadaan pelabuhan internasional Pelabuhan Tunon Taka yang menjadi pintu keluar masuk orang dan barang dari luar negeri.<br></p>



<p>“Dengan keterbatasan personel, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama,” ujar Abdul Hasyim.</p>



<p>Ia menekankan bahwa posisi Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan wilayah ini sangat strategis sekaligus rawan. </p>



<p>Tingginya mobilitas masyarakat menuju kota Tawau turut meningkatkan risiko penyelundupan narkotika melalui jalur resmi maupun jalur tikus.</p>



<p>“Jalur tidak resmi masih banyak ditemukan. Ini menjadi celah yang harus kita tutup bersama melalui penguatan pengawasan dan kerja sama lintas sektor,” tegasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Kabupaten Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, menekankan pentingnya pembangunan fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.</p>



<p>Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pemulihan.</p>



<p>“Kami membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk penyediaan lahan rehabilitasi. Penanganan korban harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan penindakan,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Nunukan Irwan Sabri mengakui bahwa pengawasan wilayah perbatasan bukan perkara mudah.</p>



<p>Selain luas wilayah yang besar, terdapat kawasan terpencil seperti Krayan yang hanya bisa dijangkau melalui jalur udara.</p>



<p>Mobilitas lintas batas yang tinggi di Pulau Sebatik juga menjadi tantangan tersendiri karena jarak penyeberangan ke Tawau relatif dekat.<br></p>



<p>“Banyaknya jalur tikus membuat pengawasan sangat menantang. Karena itu sinergi semua pihak mutlak diperlukan,” ungkapnya.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.