<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo pembaruan M5,0 mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, Selasa (6/10/2026) malam. Getaran gempa turut dirasakan masyarakat di Kabupaten Nunukan, terutama di Pulau Sebatik.<br><br>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 20.11.23 WIB. Episenter berada pada koordinat 5,05 derajat Lintang Utara dan 118,85 derajat Bujur Timur, tepatnya di darat sekitar 234 kilometer timur laut Tarakan, Kalimantan Utara.<br><br>Gempa tersebut memiliki kedalaman 13 kilometer. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengategorikan gempa sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.<br><br>Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Andi Azhar Rusdin, S.Si., M.Sc., mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.<br><br>“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelas Andi dalam keterangan resmi BMKG.<br><br>Dampak guncangan paling terasa di wilayah Sebatik. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Kecamatan Sebatik Utara, Sebatik Timur dan Sebatik Tengah.<br><br>Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Sensasinya dapat terasa seperti adanya truk yang sedang melintas.<br><br>Guncangan juga dirasakan hingga Kota Tarakan dengan intensitas II–III MMI.<br><br>Meski getarannya menjangkau sejumlah wilayah di Kalimantan Utara, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan hasil pemodelan tsunami.<br><br>Hingga pukul 20.25.00 WIB, BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).<br><br>BMKG tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut. Informasi terbaru akan disampaikan apabila terdapat perubahan atau perkembangan yang perlu diketahui masyarakat.<br><br>Masyarakat Nunukan, khususnya di Pulau Sebatik, diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.<br><br>BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat guncangan gempa.<br><br>Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dapat dipantau melalui kanal BMKG yang telah terverifikasi, termasuk media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG serta kanal InaTEWS BMKG.<br><br>Getaran yang dirasakan di tiga kecamatan Sebatik tersebut menjadi pengingat bahwa wilayah perbatasan Nunukan juga dapat merasakan dampak aktivitas kegempaan di wilayah Sabah. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik dan menjadikan informasi resmi BMKG sebagai rujukan utama.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.