Categories: Nunukan

Harap Jadi Bahan Evaluasi Pemkab, DPRD Beri Belasan Rekomendasi LKPj 2025

Published by
admin

&NewLine;<p><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui rapat paripurna resmi menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban &lpar;LKPj&rpar; Bupati Nunukan Tahun Anggaran 2025&comma; Rabu &lpar;29&sol;4&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan kualitas perencanaan&comma; pelaksanaan&comma; serta pengawasan pembangunan daerah&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Juru Bicara DPRD Kabupaten Nunukan&comma; Siti Musdalifah&comma; menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil pembahasan mendalam serta monitoring lapangan terhadap pelaksanaan berbagai program dan kegiatan sepanjang tahun anggaran 2025&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Rekomendasi DPRD ini disusun sebagai bentuk fungsi pengawasan sekaligus komitmen kami agar pelaksanaan pembangunan ke depan semakin efektif&comma; tepat sasaran&comma; dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat&comma;” ujarnya dalam forum paripurna&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Siti Musdalifah menjelaskan&comma; DPRD menemukan sejumlah catatan penting pada pelaksanaan proyek fisik yang telah dibayarkan 100 persen namun kualitas pekerjaannya belum memenuhi standar&period; <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Salah satunya pembangunan mushola di SDN 003 Nunukan Selatan yang dinilai memerlukan evaluasi teknis serta penegasan tanggung jawab dari pihak pelaksana&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain itu&comma; DPRD juga menyoroti pekerjaan rangka mini soccer di Jalan Lingkar yang dinilai tidak sebanding antara nilai pembayaran dengan kondisi fisik pekerjaan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; kondisi ini perlu ditindaklanjuti melalui audit mendalam terhadap volume pekerjaan dan kewajaran harga satuan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Permasalahan serah terima pekerjaan juga menjadi perhatian DPRD&comma; khususnya pembangunan gedung SMPN 002 Mamolo yang telah dibayar penuh namun kunci bangunan belum diserahkan kontraktor&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hal ini menunjukkan adanya kelalaian dalam proses serah terima pekerjaan yang harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dari sisi perencanaan&comma; DPRD menilai masih terdapat kegiatan yang kurang tepat sasaran&comma; seperti pembangunan bronjong di kawasan Hutan Kota Nunukan Selatan yang dinilai tidak memiliki urgensi signifikan terhadap potensi banjir maupun longsor&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>DPRD menekankan pentingnya penguatan perencanaan serta penentuan prioritas kegiatan yang lebih matang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Perubahan spesifikasi pekerjaan tanpa dasar perencanaan yang jelas juga menjadi catatan serius&comma; seperti perubahan perkerasan jalan dari aspal menjadi beton pada ruas Gang Limau menuju Politeknik Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>DPRD menilai hal tersebut menunjukkan perlunya perbaikan tata kelola perencanaan dan koordinasi penganggaran&period;<br>Dalam sektor infrastruktur wilayah perbatasan&comma; <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>DPRD menyoroti belum terealisasinya pengaspalan jalan menuju Puskesmas Lapri dan sekitar Embung Lapri di Sebatik yang hanya dikerjakan berupa penimbunan agregat&period; Kondisi jalan poros tengah Sebatik yang masih labil juga dinilai membutuhkan evaluasi metode penanganan yang lebih tepat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain itu&comma; DPRD juga menemukan kerusakan dini pada pekerjaan siring&comma; ketidaksesuaian kualitas box culvert&comma; keterlambatan pembangunan Embung Binusan&comma; hingga bangunan sekolah yang belum dilengkapi mobiler sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Di sektor pelayanan dasar&comma; DPRD mendorong percepatan pembangunan jaringan pipanisasi di Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat&comma; serta optimalisasi rehabilitasi puskesmas di wilayah Krayan agar dapat berfungsi maksimal&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tak kalah penting&comma; DPRD juga meminta Pemerintah Daerah segera menuntaskan kewajiban utang dari tahun anggaran sebelumnya demi menjaga kredibilitas fiskal daerah&period;<br><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Harapan kami&comma; seluruh rekomendasi ini dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah Daerah&comma; sehingga pelaksanaan pembangunan ke depan semakin berkualitas dan akuntabel&comma;” tutup&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.