<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Lonjakan harga emas perhiasan masih menjadi faktor dominan yang mendorong kenaikan inflasi di Kabupaten Nunukan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) pada Mei 2026 mencapai 2,03 persen.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BPS Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">“Inflasi tahunan Mei 2026 tercatat sebesar 2,03 persen. Artinya, secara umum terjadi peningkatan harga berbagai kebutuhan masyarakat dibandingkan Mei tahun lalu,” ujar Iskandar saat menyampaikan rilis statistik resmi, Rabu (3/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menerangkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) Nunukan mengalami kenaikan dari 108,89 pada Mei 2025 menjadi 111,10 pada Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut menjadi indikator bahwa tekanan harga masih terjadi pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Iskandar, emas perhiasan kembali menjadi komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi tahunan di daerah perbatasan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harga emas perhiasan masih menjadi penyumbang utama inflasi. Kenaikan harga komoditas ini memberikan andil paling besar dibandingkan komoditas lainnya,” katanya.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain emas perhiasan, sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat juga ikut menyumbang kenaikan inflasi, di antaranya beras, nasi dengan lauk, tomat, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, hingga biaya kontrak rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BPS mencatat kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi kelompok dengan kenaikan tertinggi, yakni mencapai 7,79 persen. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya kenaikan harga emas yang masuk dalam kelompok tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi kelompok dengan inflasi paling tinggi karena adanya pengaruh yang cukup besar dari kenaikan harga emas perhiasan,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mengalami inflasi sebesar 5 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga pada kelompok ini mencerminkan meningkatnya biaya konsumsi makanan siap saji yang banyak dikonsumsi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 2,53 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pembentukan inflasi dengan andil mencapai 0,62 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tetap menjadi kelompok yang sangat berpengaruh karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari,” ungkap Iskandar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 1,09 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,95 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,56 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas, BPS menilai kondisi inflasi di Kabupaten Nunukan masih berada dalam rentang yang relatif terkendali. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan tetap perlu mewaspadai gejolak harga, terutama pada komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang perlu menjadi perhatian adalah menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi barang. Jika kedua faktor ini terjaga, maka tekanan inflasi dapat dikendalikan sehingga daya beli masyarakat tetap stabil,” tutup Iskandar.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.