Categories: Nunukan

Miris! Jembatan Putus, Orangtua Rela Gendong Anaknya Nyebrang Sungai untuk Masuk Sekolah

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Putusnya sebuah jembatan penghubung di Desa Sungai Limau&comma; Kecamatan Sebatik Tengah&comma; Kabupaten Nunukan&comma; memaksa warga mencari cara agar aktivitas tetap berjalan&period; Kondisi paling memprihatinkan dialami para siswa yang harus berjuang menembus sungai demi bisa mengikuti kegiatan belajar di sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pemandangan mengharukan terlihat pada Selasa &lpar;2&sol;6&sol;2026&rpar;&comma; ketika sejumlah orangtua rela menggendong anak-anak mereka menyeberangi sungai setelah jembatan yang menjadi akses utama menuju Madrasah Ibtidaiyah &lpar;MI&rpar; Darul Furqon ambruk akibat diterjang arus deras pascahujan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dengan berpegangan satu sama lain&comma; para orangtua membawa anak-anak mereka melewati aliran sungai agar tetap bisa bersekolah&period; Sebagian siswa bahkan sedang menjalani ujian semester sehingga berusaha hadir meski akses menuju sekolah terputus&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala MI Darul Furqon&comma; Adnan Lolo&comma; mengatakan kerusakan jembatan tersebut sangat berdampak terhadap aktivitas pendidikan&period; Jembatan itu selama ini menjadi jalur utama yang digunakan siswa&comma; guru&comma; dan masyarakat sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Karena akses putus&comma; ada orangtua yang menggendong anaknya menyeberangi sungai agar tetap bisa datang ke sekolah&period; Saat ini anak-anak sedang mengikuti ujian semester&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Meski demikian&comma; tidak semua siswa berani melintasi sungai&period; Beberapa memilih tidak masuk sekolah karena khawatir dengan kondisi arus yang masih cukup deras dan berisiko membahayakan keselamatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pihak sekolah pun memberikan kelonggaran bagi siswa yang berhalangan hadir dengan menyiapkan jadwal ujian susulan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Bagi siswa yang tidak bisa datang karena kondisi ini&comma; kami berikan kesempatan mengikuti ujian susulan&period; Keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain menghubungkan permukiman dengan sekolah&comma; jembatan yang rusak juga menjadi akses penting bagi warga menuju kebun&period; Akibatnya&comma; aktivitas ekonomi masyarakat turut terganggu sejak jembatan tersebut ambruk&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Camat Sebatik Tengah&comma; Aris Nur&comma; mengatakan pemerintah setempat telah menerima laporan terkait kerusakan jembatan dan langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; saat kondisi sungai normal warga masih dapat melintas dengan hati-hati&period; Namun ketika hujan turun dan debit air meningkat&comma; akses tersebut menjadi sangat berbahaya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau arus sungai besar tentu tidak aman untuk dilewati&period; Karena itu kami segera berkoordinasi agar ada langkah penanganan secepatnya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pemerintah desa bersama warga kini berupaya menyiapkan pembangunan jembatan darurat agar aktivitas masyarakat&comma; terutama pendidikan&comma; tidak terganggu dalam waktu lama&period; Sementara itu&comma; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nunukan telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan peninjauan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Warga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan darurat mengingat akses tersebut menjadi urat nadi bagi masyarakat setempat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kasihan anak-anak sekolah&period; Kalau hujan turun lagi dan air naik&comma; mereka tidak bisa menyeberang&period; Semoga segera ada solusi&comma;” ungkap salah seorang warga&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hingga saat ini&comma; warga dan pihak sekolah masih mengandalkan bantuan orangtua serta kondisi cuaca yang bersahabat agar siswa dapat tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.