<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Sebuah bangunan sarang burung walet dua tingkat di Jalan Dewi Sartika RT 08, Sei Lancang, Kelurahan Nunukan Selatan, hangus dilalap si jago merah pada Senin (1/6/2026) pagi. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.<br><br>Bangunan milik Ancu (30) itu diketahui merupakan rumah walet yang sudah berproduksi dan menghasilkan sarang bernilai ekonomi tinggi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari meteran bangunan.<br><br>Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WITA. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam.<br><br>&#8220;Saat kami menerima laporan, warga sekitar sudah lebih dulu berupaya memadamkan api secara manual. Namun karena kobaran api cepat membesar, bangunan tidak dapat diselamatkan,&#8221; kata Wahyudi.<br><br>Sebelum api membesar, warga sekitar mengaku sempat mendengar suara ledakan dari arah bangunan walet tersebut. Tidak lama kemudian, kobaran api muncul dan dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.<br><br>Setibanya di lokasi, petugas Damkar Sektor Selatan langsung melakukan pemadaman dan berupaya melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.<br><br>Menurut Wahyudi, proses pemadaman berlangsung cukup cepat. Dalam waktu kurang dari 15 menit, api berhasil dikendalikan. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan selama sekitar 30 menit untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.<br><br>&#8220;Jarak bangunan yang terbakar dengan rumah warga terdekat sekitar tujuh meter. Syukurnya api berhasil dilokalisir sehingga tidak menjalar ke permukiman sekitar,&#8221; ujarnya.<br><br>Meski tidak sampai membakar rumah warga, dampak panas dari kobaran api menyebabkan satu rumah di sekitar lokasi terdampak. Kaca jendela rumah tersebut pecah akibat paparan radiasi panas yang cukup tinggi.<br><br>Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat bangunan yang terbakar merupakan sarang walet yang sudah menghasilkan.<br><br>&#8220;Satu bangunan sarang walet dua tingkat habis terbakar. Kerugiannya diperkirakan ratusan juta rupiah karena bangunan itu sudah berproduksi,&#8221; jelas Wahyudi.<br><br>Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang ditinggalkan dalam waktu lama, guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.