Categories: Nunukan

Soal Infrastruktur Wilayah Krayan, Ryan Antoni Minta Prioritaskan Paling Mendesak

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Persoalan infrastruktur&comma; khususnya akses jalan&comma; masih menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Nunukan&period; Wilayah pedalaman seperti Krayan dinilai memiliki tingkat kebutuhan yang lebih mendesak sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan dengan pola pembagian yang sama rata di setiap wilayah&period;<br><br>Ketua Komisi III DPRD Nunukan&comma; Ryan Antoni&comma; mengatakan pemerintah daerah perlu menyusun skala prioritas berdasarkan kondisi dan tingkat urgensi di masing-masing wilayah&period; Krayan menjadi salah satu kawasan yang menurutnya membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau persoalan infrastruktur yang menjadi perhatian Komisi III&comma; kita konsennya lebih ke masalah jalan&period; Saat ini terutama di wilayah pedalaman seperti Krayan&comma; di daerah kita sebut Kabudaya&comma; kemudian ada beberapa juga di titik-titik di Sebatik&comma; dan bahkan di Nunukan&comma;” ujar Ryan&comma; Rabu &lpar;23&sol;9&sol;2026&rpar;&period;<br><br>Menurutnya&comma; kebutuhan pembangunan tidak dapat disamakan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya&period; Ada kawasan yang membutuhkan penanganan lebih cepat karena kondisi akses dan kebutuhan masyarakatnya jauh lebih mendesak&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Tapi persentasenya tidak se-urgent di wilayah daratan pedalaman Kabudaya dan Krayan&comma; Krayan khususnya&comma;” tegasnya&period;<br><br>Ryan menilai pemerintah daerah perlu melihat pembangunan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan&period; Pemerataan&comma; kata dia&comma; tidak selalu berarti setiap wilayah mendapatkan porsi pembangunan dengan nilai atau jumlah yang sama&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Ya&comma; kita paham bahwa adil itu bukan berarti sama proporsinya&period; Tetapi harapan kami sebagai wakil rakyat&comma; yang mana tentu kita betul-betul membawa suara rakyat dan keluhan rakyat&comma;” ujarnya&period;<br><br>Ia menegaskan&comma; penentuan prioritas harus melalui penilaian terhadap berbagai aspek&period; Pemerintah daerah perlu menginventarisasi persoalan berdasarkan bidang masing-masing sebelum menentukan pembangunan mana yang harus lebih dahulu ditangani&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Nah&comma; menjadikan ini skala prioritas kan tentu dinilai dari berbagai aspek&comma; ya&period; Sehingga itu bisa dikategorikan prioritas berdasarkan tingkat urgensinya&comma;” kata Ryan&period;<br><br>Bagi Komisi III&comma; pendekatan tersebut penting agar pembangunan tidak hanya dilakukan berdasarkan pemerataan administratif&comma; tetapi benar-benar menjawab persoalan yang paling membutuhkan intervensi pemerintah&period;<br><br>Ryan juga meminta pemerintah daerah tidak melihat kebutuhan pembangunan secara parsial&period; Setiap persoalan perlu dipetakan secara menyeluruh sehingga anggaran dan program pembangunan dapat diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita berharap bahwa pemerintah bisa kemudian menginventarisir itu&comma; sesuai dengan bidang-bidang yang ada di pemerintahan ini&comma; lalu kemudian secara bijak dan secara&comma; tidak terlalu parsial&comma;” ujarnya&period;<br><br>Sorotan tersebut menempatkan infrastruktur Krayan sebagai salah satu pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan prioritas pembangunan Nunukan&period; Selain Krayan dan Kabudaya&comma; Komisi III juga mencatat masih terdapat sejumlah titik infrastruktur yang membutuhkan penanganan di Sebatik maupun wilayah Nunukan&period;<br><br>Dengan keterbatasan anggaran dan banyaknya kebutuhan daerah&comma; DPRD menilai pemerintah perlu menentukan urutan penanganan secara objektif&period; Infrastruktur yang memiliki tingkat urgensi lebih tinggi diharapkan tidak tertinggal hanya karena pola pembagian pembangunan yang disamaratakan&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.