Categories: Tana Tidung

Tasmiyah Massal Dibikin Spektakuler, Tana Tidung Kejar Rekor MURI

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>TANA<&sol;strong> <strong>TIDUNG<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai menyiapkan langkah besar untuk mengangkat tradisi keagamaan masyarakat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata daerah&period;<br><br>Salah satu yang tengah diproyeksikan adalah pelaksanaan tasmiyah massal yang rencananya digelar pada momentum Irau Tana Tidung tahun depan&period; Kegiatan tersebut bahkan diarahkan untuk mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia &lpar;MURI&rpar; tingkat Kalimantan&period;<br><br>Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan&comma; tradisi keagamaan seperti tasmiyah massal dan tolak bala memiliki nilai budaya yang kuat sehingga perlu dikembangkan secara lebih luas&period;<br><br>Menurutnya&comma; apabila dikemas dengan baik dan dilaksanakan secara konsisten&comma; kegiatan tersebut dapat menjadi daya tarik baru dalam sektor wisata religi di Kabupaten Tana Tidung&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Menurut saya ini bisa dikembangkan dan menjadi salah satu wisata religi di Tana Tidung&comma;” ujar Ibrahim&comma; Rabu &lpar;2&sol;9&sol;2026&rpar;&period;<br><br>Ibrahim mengungkapkan&comma; rencana tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian Irau Tana Tidung sekaligus peringatan hari jadi Kabupaten Tana Tidung yang ke-20&period; Pemerintah daerah ingin menjadikan momentum tersebut sebagai panggung untuk memperkenalkan tradisi lokal dalam skala yang lebih besar&period;<br><br>Ia bahkan menargetkan tasmiyah massal tahun depan mampu memecahkan rekor MURI se-Kalimantan&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Insyaallah tahun depan kita akan membuat tasmiyah massal untuk memecahkan rekor MURI di Irau nanti di Kalimantan&period; Tasmiyah massal ini jarang ada&comma; jadi akan menjadi kegiatan rutin Pemerintah Tana Tidung&comma;” katanya&period;<br><br>Bupati menilai&comma; keunikan tradisi tersebut menjadi modal penting untuk dikembangkan menjadi agenda wisata&period; Terlebih&comma; kegiatan tasmiyah dan tolak bala memiliki keterkaitan erat dengan tradisi masyarakat suku Tidung yang telah berlangsung secara turun-temurun&period;<br><br>Rencana pengembangan wisata religi ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah menjaga keberlangsungan tradisi lokal di tengah perubahan zaman&period; Ibrahim menegaskan&comma; perkembangan teknologi dan modernisasi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan keterikatan dengan warisan budaya daerah&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Jadi ada dua kegiatan&comma; yaitu tasmiyah massal di bulan Rabiul Awal dan tolak bala di bulan Safar&period; Menurut saya ini bisa ditingkatkan menjadi wisata religi untuk Tana Tidung dan tentu menjadi salah satu bentuk kita melestarikan warisan tradisi yang sudah ada sejak lama&comma;” pungkasnya&period;<br><br>Dengan konsep tersebut&comma; Pemkab Tana Tidung berharap tradisi keagamaan tidak hanya tetap hidup di tengah masyarakat&comma; tetapi juga mampu menjadi daya tarik yang memperkuat identitas budaya sekaligus membuka ruang pengembangan wisata religi di daerah&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin
Share
Published by
admin

This website uses cookies.