<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Sebanyak 30 siswa-siswi Community Learning Center (CLC) di Sabah, Malaysia, penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan Beasiswa Yayasan resmi diberangkatkan menuju Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, untuk melanjutkan pendidikan jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).<br><br>Keberangkatan para siswa dilepas langsung oleh Kepala Perwakilan RI Tawau, Dino Nurwahyudin, di Ruang Nusantara Konsulat RI Tawau, Kamis (2/7). Para peserta berangkat melalui jalur laut menggunakan Kapal Purnama Express dari Pelabuhan Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.<br><br>Dalam sambutannya, Dino Nurwahyudin mengatakan keberhasilan para siswa memperoleh Beasiswa ADEM dan Beasiswa Yayasan merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta semangat belajar yang telah mereka tunjukkan selama menempuh pendidikan di CLC.<br><br>&#8220;Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang tua, guru, Community Learning Center, dan tentunya bangsa Indonesia. Tidak semua anak mendapatkan kesempatan ini, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,&#8221; ujarnya.<br><br>Dino menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan anak-anak Warga Negara Indonesia yang berada di Sabah memperoleh hak pendidikan yang layak. Melalui program beasiswa tersebut, negara ingin membuka jalan agar mereka dapat mengenyam pendidikan menengah di Indonesia dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.<br><br>&#8220;Masa depan adik-adik semua berada di tangan adik-adik sendiri. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jangan mudah menyerah menghadapi tantangan, jaga nama baik keluarga, sekolah, dan Indonesia. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin,&#8221; katanya.<br><br>Ia juga berpesan agar para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun karakter yang baik, menghormati guru, serta menjalin persaudaraan dengan teman-teman di sekolah tujuan.<br><br>&#8220;Adik-adik akan bertemu lingkungan yang berbeda. Jadilah pribadi yang disiplin, mandiri, saling menghargai, dan terus berprestasi. Kami berharap suatu saat nanti kalian kembali sebagai generasi yang mampu membangun daerah dan bangsa,&#8221; tambahnya.<br><br>Sementara itu, Koordinator Penghubung CLC Wilayah Kerja Tawau, Raden Banu Firdaus, menjelaskan pada tahun 2026 terdapat 221 siswa kelas IX CLC di wilayah kerja Konsulat RI Tawau yang berhasil memperoleh Beasiswa ADEM serta 36 siswa menerima Beasiswa Yayasan.<br><br>Menurutnya, para penerima beasiswa akan melanjutkan pendidikan di 12 provinsi tujuan, yakni Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.<br><br>&#8220;Program ini menjadi jembatan bagi anak-anak Indonesia di Sabah untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Mereka telah melalui proses seleksi sehingga yang berangkat merupakan siswa-siswa terbaik,&#8221; jelasnya.<br><br>Ia menerangkan pemberangkatan dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur udara melalui Bandara Internasional Kota Kinabalu menuju berbagai provinsi di Indonesia dan jalur laut melalui Pelabuhan Tawau menuju Kalimantan Utara.<br><br>&#8220;Hari ini sebanyak 30 siswa diberangkatkan melalui jalur laut menuju Nunukan. Setelah tiba di Pelabuhan Tunon Taka, mereka akan mengikuti pembekalan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan sebelum ditempatkan di sekolah masing-masing,&#8221; ungkapnya.<br><br>Empat sekolah mitra di Kalimantan Utara yang akan menerima para siswa tersebut adalah SMKN 1 Nunukan, SMKN 1 Sebatik Barat, SMA Katolik St. Gabriel Nunukan, dan SMKS Mutiara Bangsa Sebatik.<br><br>Raden Banu berharap para penerima beasiswa mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dengan menunjukkan prestasi akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di Indonesia.<br><br>&#8220;Kami berharap mereka menjadi contoh bagi adik-adik di CLC lainnya bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kesempatan ini harus dijaga dengan belajar sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, dan terus mengharumkan nama Indonesia,&#8221; pungkasnya.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.