Todong Pistol di Siang Hari, Perampok Gasak Uang Toko Sembako di Sebatik

NUNUKAN, borderterkini.com – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

Seorang pelaku tak dikenal nekat menodongkan benda menyerupai pistol ke penjaga toko sembako di Jalan Jenderal Sudirman, RT 01, Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik, Selasa (17/3) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WITA itu berlangsung cepat namun meninggalkan trauma bagi korban.

Pelaku yang datang seorang diri awalnya berpura-pura sebagai pembeli dengan membeli air minum. ahkan, pelaku sempat melakukan mengeluarkan uang untuk membayar belanjanya. Bahkan, pelaku sempat melakukan mengeluarkan uang untuk membayar belanjanya.

Tanpa menimbulkan kecurigaan, pelaku yang menggunakan baju sweater hitam dan menutup wajahnya itu kemudian tiba-tiba mengeluarkan pistol dan langsung mengancam istri pemilik toko.

Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban tidak mampu melawan, meskipun sempat melawan. Ia terpaksa menyerahkan seluruh uang yang tersimpan di laci toko kepada pelaku.
Pemilik toko, Alimuddin, baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari istrinya.

Saat itu, ia tengah berada di Desa Sungai Pancang. Mendengar kabar tersebut, ia segera kembali dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Sebatik Timur.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1 juta.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Benar, telah terjadi dugaan curas di wilayah Sebatik Timur. Anggota sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan saat ini masih dilakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” terangnya pada Rabu (18/3).

Ia juga menambahkan, pihak kepolisian tengah mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti di lapangan guna mempercepat proses pengungkapan kasus. Termasuk mempelajari dan mendalami rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.

“Kita juga imbau masyarakat, khususnya pemilik usaha kecil, agar lebih waspada terhadap orang yang tidak dikenal serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan