<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Pemerintah Kabupaten Nunukan menetapkan status kewaspadaan terhadap potensi bencana tanah longsor selama April 2026.</p>



<p>Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Nunukan Nomor B.89/360/BPBD/IV/2026 yang ditandatangani Bupati Nunukan, Irwan Sabri, pada 15 April 2026.<br></p>



<p>Irwan menyampaikan, peningkatan kewaspadaan diperlukan karena intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu pergerakan tanah di sejumlah wilayah yang memiliki kondisi geografis berbukit dan lereng curam.</p>



<p>Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat dan aparatur siap menghadapi kemungkinan terburuk.</p>



<p>“Kami meminta warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan, agar lebih berhati-hati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda longsor,” ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan, surat edaran ini disusun dengan mengacu pada berbagai regulasi penanggulangan bencana serta hasil kajian risiko bencana daerah yang telah ditetapkan pemerintah.</p>



<p>Arahan tersebut juga selaras dengan imbauan kesiapsiagaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.</p>



<p>Dalam edaran tersebut, pemerintah daerah meminta aparat kecamatan dan desa memperkuat pemantauan wilayah masing-masing.</p>



<p>Setiap potensi kerawanan harus dipetakan dan dilaporkan secara cepat agar penanganan dapat dilakukan lebih dini.</p>



<p>Pemkab Nunukan juga menginstruksikan pemeriksaan rutin terhadap kawasan permukiman, ruas jalan, serta fasilitas publik yang berada di sekitar tebing maupun lereng.</p>



<p>Selain itu, warga diminta menjaga saluran air agar tidak tersumbat karena genangan air dapat mempercepat pergerakan tanah.</p>



<p>Kesiapan jalur evakuasi menjadi perhatian khusus. Pemerintah meminta jalur penyelamatan dan titik kumpul dipastikan aman dan mudah diakses oleh masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.</p>



<p>Posko siaga bencana di tingkat kecamatan dan desa juga diwajibkan aktif selama 24 jam, terutama ketika hujan turun dalam durasi panjang.</p>



<p>Menurut Irwan, kesiapan ini penting untuk mempercepat respons dan mengurangi risiko korban.</p>



<p>Masyarakat turut diimbau memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta BPBD Kabupaten Nunukan.</p>



<p>Informasi resmi dinilai penting agar masyarakat tidak terpengaruh kabar yang belum tentu benar.<br></p>



<p>Jika terjadi kejadian darurat, warga diminta segera menghubungi layanan 112 atau call center BPBD Kabupaten Nunukan di nomor 08115379995.<br></p>



<p>“Dengan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak, kita berharap dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin,” tutup Irwan. (*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.