<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan menuntaskan pembangunan Embung Lapri di Pulau Sebatik kembali ditegaskan.</p>



<p>Bupati Nunukan H. Irwan Sabri turun langsung meninjau area pintu air embung untuk memastikan penyelesaian persoalan pembebasan lahan yang selama ini menghambat pemanfaatan infrastruktur air tersebut.<br></p>



<p>Di hadapan tokoh masyarakat dan perangkat desa, Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bahkan, anggaran sebesar Rp24 miliar telah disiapkan pada APBD 2026 khusus untuk mendukung proses pembebasan lahan.<br></p>



<p>“Anggaran sudah siap. Keliru jika ada anggapan pemerintah tidak serius. Kalau tidak sungguh-sungguh, tidak mungkin dana sebesar ini kami siapkan. Jika tidak terealisasi justru akan menjadi SiLPA,” tegasnya.<br><br>Persoalan Embung Lapri disebut cukup kompleks. Petugas penjaga pintu air di lapangan menghadapi dilema yang berpotensi memicu konflik sosial.</p>



<p>Jika pintu air ditutup, lahan masyarakat yang belum dibebaskan akan terendam luas. Namun jika pintu air dibuka, air embung terbuang percuma sehingga fasilitas yang dibangun tidak bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pasokan air.</p>



<p>Situasi tersebut bahkan memunculkan kekhawatiran gesekan antarwarga, antara pemilik lahan terdampak genangan dengan masyarakat yang membutuhkan air. Laporan intimidasi terhadap petugas penjaga pintu air juga sempat muncul.</p>



<p>Menghadapi situasi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Dinas Perkimtan berkoordinasi intensif dengan Kantor Pertanahan yang baru untuk mempercepat penyelesaian administrasi pembebasan lahan.</p>



<p>Pemda juga menyiapkan pertemuan lintas sektor dalam waktu dekat. Forum tersebut akan melibatkan Forkopimda, TNI, Kejaksaan, </p>



<p>Kepolisian, pemerintah kecamatan dan desa, serta perwakilan pemilik lahan agar tercapai kesepakatan yang kuat secara hukum.<br></p>



<p>“Kita ingin persoalan ini tuntas tahun ini. Tapi prosesnya harus aman, transparan, dan sesuai aturan agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” tegas Bupati.<br></p>



<p>Ia juga berharap anggota DPRD dari Dapil Sebatik ikut membantu menjembatani komunikasi dengan masyarakat agar proses pembebasan lahan berjalan kondusif.<br></p>



<p>Pemerintah daerah menargetkan Embung Lapri dapat segera berfungsi optimal sebagai sumber air bagi masyarakat Sebatik setelah persoalan lahan diselesaikan.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.