<p class="wp-block-paragraph"><strong>BULUNGAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> — DPRD Kabupaten Bulungan menyetujui enam rancangan peraturan daerah (raperda) dalam rapat paripurna Pendapat Akhir Fraksi dan Pengambilan Keputusan Dewan, Senin (21/9).<br><br>Enam raperda tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, termasuk perubahan anggaran daerah yang menjadi dasar pelaksanaan program pemerintah hingga akhir tahun 2026.<br><br>Raperda yang disetujui yakni Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, Raperda tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah, Raperda tentang Kebun Raya Bundayati Bulungan, Raperda Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, serta Raperda tentang Pemberian Bantuan Keuangan kepada Partai Politik.<br><br>Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menyelesaikan pembahasan enam raperda tersebut. Menurutnya, materi yang dibahas memiliki cakupan luas dan berkaitan langsung dengan pembangunan serta tata kelola pemerintahan daerah.<br><br>“Raperda yang telah dibahas memiliki ruang lingkup cukup luas dan menyentuh berbagai aspek penting dalam pembangunan serta tata kelola pemerintahan,” ujar Syarwani.<br><br>Khusus perubahan APBD 2026, pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap target pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah. Dengan waktu pelaksanaan anggaran yang semakin terbatas, Pemkab Bulungan menegaskan pengalokasian anggaran akan dilakukan secara selektif dan realistis.<br><br>Program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memiliki kemampuan untuk diselesaikan secara optimal menjadi perhatian dalam pelaksanaan sisa anggaran tahun berjalan.<br><br>Pemkab Bulungan juga tetap mengarahkan belanja pada pemenuhan pelayanan dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah, penguatan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat, serta sejumlah agenda pembangunan strategis daerah.<br><br>Sementara itu, raperda mengenai pemberian insentif dan kemudahan investasi diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang mampu memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah.<br><br>Syarwani menegaskan, investasi yang masuk ke Bulungan diharapkan tidak berhenti pada peningkatan aktivitas ekonomi. Pemerintah daerah juga menargetkan investasi mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan UMKM, memperkuat perekonomian lokal, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.<br><br>Dengan disetujuinya enam raperda tersebut, tahapan selanjutnya akan mengikuti proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.<br><br>Keputusan DPRD ini sekaligus menjadi pijakan bagi Pemkab Bulungan untuk menjalankan sejumlah kebijakan, terutama penyesuaian APBD 2026 dan penguatan regulasi di bidang investasi, riset dan inovasi, pengelolaan aset daerah, lingkungan serta dukungan terhadap partai politik.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.