BULUNGAN, borderterkini.com – Sebanyak 102 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan akan memasuki masa pensiun mulai 1 Januari 2027. Menghadapi fase tersebut, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bulungan mulai mendorong para calon purnatugas tidak hanya siap secara mental, tetapi juga memiliki sumber penghasilan setelah tidak lagi menerima gaji sebagai ASN.
Pembekalan kewirausahaan digelar di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Selasa (29/9/2026). Para ASN prapensiun dibekali sejumlah keterampilan usaha, mulai dari budidaya ayam petelur hingga pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna.
Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan masa pensiun merupakan fase alamiah dalam perjalanan seorang ASN. Namun, berhentinya status sebagai aparatur negara tidak harus diikuti dengan berhentinya aktivitas produktif.
«“Harapan kami, kita tetap produktif. Banyak hal yang masih bisa kita upayakan untuk meningkatkan dan berkontribusi dalam perekonomian daerah,” ujar Syarwani.»
Menurutnya, keterampilan usaha menjadi penting karena para ASN yang memasuki masa purna tugas membutuhkan pilihan aktivitas ekonomi yang dapat dijalankan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.
Salah satu usaha yang dinilai memiliki peluang adalah budidaya ayam petelur. Kebutuhan telur yang berlangsung setiap hari dinilai memberikan ruang pasar bagi usaha skala rumah tangga maupun kelompok.
Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil produksi yang berlebih dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan.
Namun, Syarwani mengakui pengembangan usaha peternakan tidak lepas dari tantangan, salah satunya biaya pakan. Harga pakan unggas bahkan dapat mencapai sekitar 40 persen dari Harga Pokok Produksi (HPP).
Karena itu, persoalan modal tidak boleh menjadi hambatan bagi ASN yang ingin memulai usaha setelah pensiun.
Syarwani meminta Korpri tidak berhenti pada kegiatan pembekalan, tetapi ikut menjembatani calon purnatugas dengan akses permodalan.
“Saya minta melalui KORPRI, coba kita jembatani berkaitan dengan aspek permodalan ini. KORPRI tidak hanya menaungi yang masih aktif, tetapi juga menjadi jembatan bagi anggota yang purna tugas,” tegasnya.
Pemkab Bulungan sendiri telah menyediakan fasilitas Kredit MESRA melalui PT BPR Bank Bulungan dengan subsidi bunga, sehingga beban bunga yang dikenakan berada pada angka 4 persen.
Skema tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para calon purnatugas untuk memulai usaha produktif dengan perhitungan yang matang.
Dorongan tersebut juga ditempatkan dalam konteks pertumbuhan ekonomi Bulungan yang disebut berada dalam tren positif. Berdasarkan data statistik semester kedua 2026 yang disampaikan Bupati, pertumbuhan ekonomi Bulungan mencapai 10,64 persen.
Pertumbuhan ekonomi tersebut, menurut Syarwani, perlu terus dijaga melalui aktivitas ekonomi masyarakat. ASN menjadi salah satu kelompok yang ikut menggerakkan perputaran uang melalui konsumsi dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan kesejahteraan ASN tetap memiliki kesinambungan, termasuk ketika mereka memasuki masa pensiun.
“Jika didukung fasilitas perbankan Pemda, BPR pasti tidak ragu memberikan dukungan modal usaha,” katanya.
Dengan jumlah 102 ASN yang akan memasuki masa pensiun mulai awal 2027, pembekalan tersebut menjadi langkah awal agar masa purna tugas tidak identik dengan berhentinya produktivitas.
Korpri Bulungan kini didorong tidak hanya menjadi wadah bagi ASN aktif, tetapi juga tetap memberikan ruang pendampingan bagi anggota yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.(*)
Sebanyak 102 ASN Bulungan Segera Pensiun





