<p><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Kepemimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan resmi berganti.</p>



<p>Puang Dirham menyerahkan tongkat estafet kepada Donny Setiawan setelah sekitar dua tahun mengabdi di wilayah perbatasan.<br></p>



<p>Pergantian ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Puang Dirham yang dikenal membawa perubahan signifikan, terutama melalui pengembangan SAE Lanuka (Sarana Asimilasi Edukasi Lapas Nunukan).</p>



<p>Program tersebut kini tumbuh menjadi ikon pembinaan sekaligus destinasi wisata edukasi yang terbuka bagi masyarakat.<br></p>



<p>“Selama bertugas di Nunukan, saya belajar banyak dari warga binaan. Mereka menjadi bagian penting dari perjalanan perubahan di lapas ini,” ujar Puang Dirham, Kamis (23/4).<br></p>



<p>Ia menjelaskan, gagasan SAE Lanuka lahir dari keinginan mengubah stigma masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan.</p>



<p>Lapas, menurutnya, harus mampu menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.</p>



<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan bisa melahirkan karya. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga belajar keterampilan dan produktivitas,” jelasnya.</p>



<p>SAE Lanuka kini menghadirkan konsep agrowisata dengan memanfaatkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagai sarana edukasi.</p>



<p>Kehadiran kolam renang di kawasan tersebut juga menjadi daya tarik yang ramai dikunjungi masyarakat Nunukan.</p>



<p>“Bagi saya, ini seperti merajut asa menjadi tempat wisata. Semua terwujud berkat dukungan petugas, warga binaan, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ungkapnya.</p>



<p>Puang Dirham berharap program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di bawah kepemimpinan baru.</p>



<p>Ia menilai keberlanjutan program pembinaan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.</p>



<p>“Saya berharap SAE Lanuka terus berkembang. Ini bukan sekadar program, tetapi simbol perubahan di Lapas Nunukan,” pesannya.</p>



<p>Sementara itu, Donny Setiawan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, termasuk penguatan pembinaan berbasis produktivitas.<br></p>



<p>“Program yang sudah baik tentu akan kami lanjutkan. SAE Lanuka menjadi kebanggaan bersama yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.<br></p>



<p>Ia menambahkan, tantangan ke depan adalah meningkatkan kualitas pembinaan serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.<br></p>



<p>“Kami ingin memastikan Lapas Nunukan tetap menjadi tempat pembinaan yang humanis, produktif, dan terbuka untuk kolaborasi,” tegasnya.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.