Categories: Nunukan

Tinjau Damkar Nunukan Selatan, Komisi II Sebut Masih Minim Peralatan

Published by
admin

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN<&sol;strong>&comma; <em>borderterkini&period;com<&sol;em> – Komisi II DPRD Nunukan menyoroti minimnya peralatan pendukung di Kantor Pemadam Kebakaran &lpar;Damkar&rpar; Sektor Nunukan Selatan&period; Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Nunukan karena berkaitan langsung dengan keselamatan petugas dan masyarakat&period;<br><br>Sorotan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Nunukan&comma; Andi Fajrul Syam &lpar;AFs&rpar;&comma; setelah melakukan kunjungan kerja bersama anggota DPRD Nunukan&comma; Ramsah&comma; ke Kantor Damkar Sektor Nunukan Selatan pada Senin &lpar;21&sol;9&sol;2026&rpar; lalu&period;<br><br>Dalam kunjungan tersebut&comma; Komisi II melihat langsung kondisi sarana dan peralatan yang digunakan petugas untuk menjalankan tugas pemadaman maupun penyelamatan&period;<br><br>Andi mengatakan&comma; petugas Damkar memiliki tanggung jawab besar ketika menghadapi kebakaran dan berbagai kondisi darurat&period; Namun&comma; tuntutan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan peralatan yang memadai&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Terus terang&comma; kondisi peralatan yang kami lihat sangat memprihatinkan&period; Petugas dituntut selalu siap menghadapi kebakaran&comma; penyelamatan warga&comma; evakuasi dan berbagai kondisi darurat&comma; tetapi peralatan yang menjadi senjata utama mereka masih sangat terbatas&comma;” ujar Andi&period;<br><br>Menurutnya&comma; persoalan tersebut tidak boleh berhenti pada urusan kelengkapan fasilitas&period; Peralatan yang minim dapat memengaruhi kecepatan dan keamanan petugas ketika menjalankan operasi di lapangan&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini bukan hanya soal fasilitas&period; Ini menyangkut keselamatan petugas dan keselamatan masyarakat yang mereka layani&comma;” tegasnya&period;<br><br>Sejumlah kebutuhan peralatan kemudian menjadi perhatian Komisi II&period; Di antaranya penambahan satu unit tandu untuk mendukung proses evakuasi korban serta SCBA &lpar;Self Contained Breathing Apparatus&rpar; sebagai perlindungan pernapasan bagi petugas yang harus bekerja di lokasi dengan asap tebal atau lingkungan berbahaya&period;<br><br>Kebutuhan chainsaw juga menjadi sorotan&period; Komisi II mendorong penambahan sedikitnya tiga unit chainsaw berukuran lebih besar karena peralatan yang tersedia dinilai relatif kecil&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Petugas tidak hanya menghadapi kebakaran&period; Ada pohon tumbang&comma; akses yang tertutup dan operasi penyelamatan lainnya&period; Kondisi seperti itu membutuhkan peralatan yang mampu bekerja lebih maksimal&comma;” kata Andi&period;<br><br>Selain itu&comma; dibutuhkan tambahan selang pemadam ukuran 2&comma;5 inci dan 1&comma;5 inci berbahan rubber serta mesin atau pompa portable untuk mendukung operasi ketika kondisi sumber air dan medan tidak memungkinkan menggunakan sistem yang tersedia&period;<br><br>Peralatan untuk menangani gangguan satwa berbahaya juga dinilai perlu dilengkapi&period; Damkar membutuhkan helm dan pakaian pelindung khusus penanganan tawon&comma; stik untuk evakuasi sarang tawon serta APD khusus menangani ular dan satwa berbahaya lainnya&period;<br><br>Andi menilai kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa tugas Damkar semakin luas&period; Mereka tidak hanya berhadapan dengan kobaran api&comma; tetapi juga kerap membantu masyarakat dalam berbagai situasi penyelamatan&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Damkar bukan hanya datang ketika api sudah membesar&period; Mereka juga menjadi bagian dari sistem perlindungan masyarakat ketika terjadi kondisi darurat lainnya&comma;” jelasnya&period;<br><br>Karena itu&comma; Komisi II mendorong Pemkab Nunukan segera melakukan inventarisasi terhadap seluruh kebutuhan peralatan Damkar Sektor Nunukan Selatan&period; Kebutuhan tersebut kemudian harus dihitung secara teknis dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami mendorong agar kebutuhan ini segera diinventarisasi&comma; dihitung anggarannya dan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengadaan sesuai ketentuan&comma;” ujarnya&period;<br><br>Andi mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu sampai terjadi insiden besar baru melakukan pembenahan&period; Menurutnya&comma; kesiapan peralatan harus dipastikan sebelum petugas turun menghadapi situasi berisiko&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau memang kebutuhan ini sudah jelas secara teknis dan anggarannya memungkinkan&comma; tidak ada alasan untuk menunda&comma;” tegasnya&period;<br><br>Ia menambahkan&comma; keberanian petugas dalam menjalankan tugas harus berjalan bersama dengan dukungan peralatan keselamatan yang memadai&period;<br><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Petugas pemadam tidak boleh hanya dibekali keberanian&period; Mereka juga harus dibekali peralatan yang memadai&period; Jangan tunggu ada korban baru kita sadar bahwa peralatannya tidak cukup&comma;” pungkas Andi&period;&lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">&NewLine; <a href&equals;"&num;" rel&equals;"nofollow" onclick&equals;"window&period;print&lpar;&rpar;&semi; return false&semi;" title&equals;"Printer Friendly&comma; PDF & Email">&NewLine; <img class&equals;"pf-button-img" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;cdn&period;printfriendly&period;com&sol;buttons&sol;printfriendly-pdf-email-button&period;png" alt&equals;"Print Friendly&comma; PDF & Email" style&equals;"width&colon; 170px&semi;height&colon; 24px&semi;" &sol;>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>

admin

This website uses cookies.