BULUNGAN, borderterkini.com – Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., turun langsung mengecek sejumlah proyek infrastruktur di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Rabu (16/9/2026).
Monitoring dan evaluasi (Monev) tersebut menyasar pembangunan dan peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) hingga sejumlah jalan penghubung desa.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pekerjaan tidak hanya mengejar progres, tetapi juga memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
Kilat didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Errin Wiranda, Kepala Inspektorat Bulungan Adi Irwansyah serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Rombongan meninjau langsung beberapa titik pekerjaan, di antaranya JUT KM 56 Desa Sajau, JUT KM 57 RT 8, RT 9 dan RT 10 Desa Sajau, serta pembangunan Box Culvert Jalan Batu Laga KM 57.
Peninjauan berlanjut ke jalan menuju SD RT 1 Desa Metun Sajau, Jalan Bedu KM 57 dan Jalan Merang Mentan KM 57.
Di lokasi, Kilat tidak hanya melihat progres pekerjaan. Ia bersama tim juga mencermati detail fisik pembangunan, mulai dari ukuran, lebar, ketebalan hingga panjang pekerjaan.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis dan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah.
“Yang kita lihat bukan hanya progresnya, tetapi juga bagaimana kualitas pekerjaan di lapangan. Ukuran, ketebalan dan panjang pekerjaan harus sesuai dengan perencanaan. Anggaran yang dikeluarkan harus sebanding dengan hasil pembangunan yang diterima masyarakat,” tegas Kilat.
Ia juga berdialog dengan pihak pelaksana dan konsultan terkait kondisi pekerjaan di lapangan. Kontraktor diminta menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, namun tidak menjadikan target waktu sebagai alasan untuk mengurangi mutu.
“Kita minta pekerjaan diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan, tetapi kualitas tetap harus dijaga. Jangan sampai karena mengejar waktu, kualitas pekerjaan menjadi berkurang,” ujarnya.
Menurut Kilat, kualitas menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur karena jalan yang dibangun menggunakan anggaran daerah harus memiliki manfaat dan daya guna bagi masyarakat.
“Harapan kita, ketika selesai nanti masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya,” lanjutnya.
Monev ini sekaligus menjadi langkah pemerintah untuk menemukan lebih awal apabila terdapat bagian pekerjaan yang membutuhkan perhatian, perbaikan maupun penyesuaian.
Khusus JUT di Desa Sajau dan sejumlah akses jalan lainnya, pembangunan diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses menuju kawasan pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemkab Bulungan menegaskan evaluasi lapangan tidak berhenti pada pemeriksaan administrasi maupun capaian serapan anggaran.
Kondisi fisik dan kesesuaian hasil pekerjaan menjadi perhatian agar setiap pembangunan yang dibiayai APBD memberikan hasil sesuai perencanaan.
Dengan turun langsung ke sejumlah titik, pemerintah juga dapat memastikan pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.(*)





