<p class="wp-block-paragraph"><strong>NUNUKAN</strong>, <em>borderterkini.com</em> – Pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Nunukan tidak berhenti di balik tembok lapas. Sejumlah WBP justru diberi ruang untuk mengaplikasikan keterampilan mereka melalui pekerjaan renovasi Masjid Al-Jafar di kawasan Semengkadu Somel, Nunukan Selatan.<br><br>Keterlibatan WBP dalam renovasi masjid menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian. WBP yang memiliki keterampilan pertukangan dilibatkan sebagai tenaga tukang dalam pengerjaan bangunan hingga masjid tersebut selesai dan diresmikan pada Senin (28/9/2026).<br><br>Kegiatan ini membuat keterampilan yang selama ini diperoleh dalam pembinaan tidak hanya menjadi teori. WBP berhadapan langsung dengan pekerjaan, target pengerjaan, serta tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan di tengah lingkungan masyarakat.<br><br>Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, mengatakan keterlibatan WBP dalam renovasi fasilitas masyarakat menjadi salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan agar warga binaan memiliki pengalaman kerja sebelum kembali ke lingkungan sosial.<br><br>“Pembinaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga bagaimana keterampilan tersebut dapat memberikan manfaat. Melalui keterlibatan dalam renovasi Masjid Al-Jafar, WBP mendapatkan pengalaman kerja sekaligus kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Donny.<br><br>Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan ketekunan WBP. Keterampilan pertukangan yang dimiliki kemudian dipraktikkan dalam pekerjaan nyata.<br><br>Masjid Al-Jafar yang berada di kawasan Semengkadu Somel itu kemudian diresmikan setelah melalui proses pembangunan dan renovasi. Peresmian dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan Donny Setiawan bersama jajaran, Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam, jajaran Kementerian Agama, MUI, Ustaz Anam Azhari, tokoh masyarakat serta warga setempat.<br><br>Peresmian ditandai dengan peninjauan bangunan masjid, doa bersama, ramah tamah dan peresmian secara simbolis.<br><br>Kehadiran WBP dalam proses renovasi menjadi salah satu sisi lain dari berdirinya Masjid Al-Jafar. Di tengah proses pembinaan, mereka mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan keterampilan melalui pekerjaan yang hasilnya dapat digunakan masyarakat.<br><br>&#8220;Pembinaan seperti ini juga memberikan pengalaman kepada WBP mengenai bagaimana sebuah keterampilan harus disertai kedisiplinan dan tanggung jawab. Sebab, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis, tetapi juga dari proses dan hasil yang diberikan,&#8221; ungkapnya.<br><br>Donny menegaskan, keterlibatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.<br><br>Masjid Al-Jafar kini dapat digunakan sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan warga Semengkadu Somel. Sementara bagi WBP yang terlibat, proses renovasi menjadi pengalaman kerja sekaligus bagian dari perjalanan pembinaan selama menjalani masa pidana.<br><br>Lapas Nunukan pun mendorong agar keterampilan yang dimiliki WBP dapat terus dikembangkan melalui kegiatan produktif, sehingga setelah kembali ke masyarakat mereka memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk bekerja dan mandiri.(*)</p>
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-alignleft">
 <a href="#" rel="nofollow" onclick="window.print(); return false;" title="Printer Friendly, PDF & Email">
 <img class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 170px;height: 24px;" />
 </a>
 </div>
This website uses cookies.