Tangki Solar 30 Ton di Sebuku Meledak dan Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

NUNUKAN, borderterkini.com – Kebakaran hebat terjadi pada tangki penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar milik H Ruslan di Desa Pembeliangan RT 01, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Sabtu (9/5/2026) malam.

Tangki berisi sekitar 30 ton solar itu dilaporkan meledak sebelum akhirnya dilalap api.

Komandan Pleton Damkar Sektor Sebuku, Salman Hasan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.55 WITA. Setelah mendapat informasi, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu laporan masuk, personel langsung menuju lokasi. Situasinya cukup berbahaya karena objek yang terbakar adalah BBM dalam jumlah besar,” ujar Salman.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu tekanan uap di dalam tangki akibat suhu lingkungan yang sangat panas pada siang hari.

Kondisi tangki yang tidak memiliki saluran pembuangan udara atau ventilasi memperparah tekanan di dalam tangki hingga akhirnya memicu ledakan.

“Dari keterangan penjaga, sebelum api muncul terdengar dua kali ledakan keras. Ledakan itu sampai merobek plat penutup tangki dan membuat bahan bakar menyembur keluar,” jelasnya.

Salman menambahkan, proses pemadaman tidak bisa dilakukan seperti kebakaran biasa. Petugas harus menggunakan metode khusus karena solar termasuk bahan mudah terbakar.

“Kami sangat berhati-hati. Air yang digunakan dicampur detergen agar dapat memecah permukaan bahan bakar dan membantu proses pemadaman lebih cepat,” katanya.

Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah sekitar 30 menit proses pemadaman berlangsung. Petugas juga memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Kami pastikan lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan tempat kejadian karena kebakaran BBM rawan terjadi penyalaan ulang,” tambah Salman.

Penjaga tangki, Sayid Hasan, mengaku sempat terkejut mendengar dentuman keras dari arah tangki.

“Suaranya dua kali sangat keras, setelah itu langsung terlihat api besar dari bagian atas tangki,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pihak Damkar mengimbau para pemilik usaha penyimpanan BBM agar memperhatikan standar keselamatan, termasuk pemasangan ventilasi tangki dan sistem pengamanan.

“Penyimpanan BBM harus memenuhi aspek teknis dan keselamatan. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan