7 Hari Hilang di Kebun, Saharuddin Ditemukan Selamat di Sei Menggaris

NUNUKAN, borderterkini.com – Setelah tujuh hari dinyatakan hilang, Saharuddin (50), warga Desa Persiapan Sei Kapal, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat (2/10/2026).

Penemuan ini mengakhiri operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Satgas Pamtas, warga, serta keluarga korban.

Saharuddin sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (26/9/2026). Saat itu, ia pergi ke kebun untuk membersihkan area perkebunan milik saudaranya. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga yang khawatir kemudian menemukan sepeda motor, pakaian ganti, dan sandal milik Saharuddin di lokasi yang biasa digunakannya untuk berganti pakaian sebelum menuju kebun.

Temuan tersebut menjadi petunjuk awal dalam pencarian korban yang berlangsung selama beberapa hari.

Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dengan jangkauan pencarian hingga radius sekitar tiga kilometer dari titik kumpul.

Kepala Pelaksana BPBD Nunukan melalui laporan operasi SAR menyebutkan, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA pada Jumat (2/10/2026).

“Alhamdulillah, korban sudah ditemukan dan kembali ke rumah setelah tujuh hari hilang. Kondisinya selamat,” kata Hasanuddin, Kasubsi Penyelamat dan Evakuasi BPBD Nunukan.

Setelah ditemukan, Saharuddin langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Sei Kapal untuk menjalani pemeriksaan kondisi tubuh. Usai mendapatkan pemeriksaan, korban diperbolehkan kembali ke rumah keluarganya untuk beristirahat.

Operasi SAR pun resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Seluruh personel BPBD yang terlibat selanjutnya kembali ke Nunukan.

Meski pencarian berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai lokasi persis korban ditemukan maupun bagaimana ia bertahan selama tujuh hari sejak dinyatakan hilang.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga di Sei Menggaris, mengingat Saharuddin sempat tak diketahui keberadaannya selama sepekan setelah berangkat ke kebun.(*)

Tinggalkan Balasan